Kesejahteraan Psikologis Perempuan Yang Belisnya Belum Di Bayar Lunas Di Kabupaten Manggarai Timur Desa Golo Tolang
Keywords:
Belis, Kesejahteraan Psikologis, Perempuan Desa Golo TolangAbstract
Kesejahteraan psikologis adalah konsep yang berkaitan dengan perasaan yang dialami individu dalam kehidupan sehari-hari lalu perasaan tersebut diungkapkan sesuai dengan apa yang dirasakan oleh individu tersebut sebagai hasil dari pengalaman hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan kesejahteraan psikologis perempuan di Desa Golo Tolang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah lima orang. Uji keabsahan data dilakukan melalui member check. Pada penelitian ini ditemukan satu tema yaitu, kerentanan psikologis perempuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kerentanan psikologis perempuan. Munculnya kerentanan psikologis perempuan yaitu: perasaan malu dan takut di kucilkan, stres, rasa bersalah, dukungan sosial, tanggung jawab dan bahagia. Artinya bahwa kesejahteraan psikologis perempuan yang belisnya belum dibayar lunas dimana keadaan seseorang perempuan mampu mencapai sesuatu apa adanya, memiliki tujuan hidup yang jelas, mampu menjalin relasi positif dengan orang lain, menjadi pribadi yang mandiri, mampu mengendalikan potensi psikologis, dan mampu mengembangkan kelebihan serta menerima kekurangan diri
References
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.
Sanjaya, F. O., & Rahardi, R. K. (2021). Kajian Ekolinguistik Metaforis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Upacara Pernikahan Adat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 12.
Dafiq, N. (2018). Dinamika Psikologis Pada Masyarakat Manggarai Terkait Budaya Belis. Program Studi DIII Kebidanan STIKES Santu Paulus Ruteng, 10, 98–104.
Wood, W., Rhodes, N., Whelan, M., Glenn, N., Levinger, G., Pennebaker, J., & Simpson, J. (1989). Sex Differences in Positive Well-Being : A Consideration of Emotional Style and Marital Status, 106(2), 249–264.
Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Magdalena, I., Sundari, T., Nurkamilah, S., Ayu Amalia, D., & Muhammadiyah Tangerang, U. (2020). Analisis Bahan Ajar. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 311–326.
Pujileksono, S. (2015). Metode penelitian komunikasi kualitatif.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology,3(2), p.77-101.
Fereday, J., & Muir-Cochrane, E. (2006). Demonstrating rigor using thematic analysis: A hybrid approach of inductive and deductive coding and theme development. International Journal of Qualitative Methods, 5(1), 80-92.
Amaro, H., Russo, N. F., Johnson, J., Amaro, H., Russo, N. F., & Johnson, J. (1987). Psychology of Women Quarterly FAMILY A N D WORK PREDICTORS OF PSYCHOLOGICALWELL-BEINGPROFESSIONALS. http://doi.org/10.1111/j.1471 6402.1987.tb00921.x
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bergita Apolonia A. Sutri, Diana Aipipidely, Theodora Takalapeta, R. Psaufikus Christa Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











