Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Status Karies Gigi Pada Murid SDN 3 Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya
Keywords:
Makanan Cepat Saji, Frekuensi Makan, Karies GigiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara seberapa sering anak mengonsumsi makanan cepat saji dengan status karies gigi mereka. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain studi potong lintang (cross sectional). Populasi dalam penelitian mencakup seluruh siswa SDN 3 Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang berjumlah 218 siswa. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode probability sampling dengan teknik stratified random sampling, yakni metode yang digunakan apabila populasi memiliki anggota yang tidak homogen dan terbagi dalam strata secara proporsional. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 70 siswa. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya, selama dua minggu, dari tanggal 5 hingga 17 Mei 2025. Data mengenai makan makanan cepat saji dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan lembar daftar periksa (checklist), sedangkan status karies diperoleh dari pemeriksaan langsung menggunakan peralatan diagnosa dan Kartu Status Pasien (KSP). Hasil analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan status karies gigi pada siswa SDN 3 Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya, dengan nilai signifikansi p < 0,001. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa semakin sering anak-anak mengonsumsi makanan cepat saji, maka semakin tinggi pula tingkat karies yang dialami. Konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan terbukti meningkatkan risiko terjadinya karies gigi pada anak. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk meningkatkan edukasi mengenai pola makan yang sehat serta pentingnya menjaga kebersihan gigi sejak usia dini guna mencegah terjadinya karies gigi di kemudian hari.
References
World Health Organization. (2020). Oral health. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health
Kurniawan, R. (2021). Ilmu Kedokteran Gigi Dasar dan Pencegahan Karies. Jakarta: Pustaka Medis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Nasional Survei Kesehatan Gigi dan Mulut (SKGM). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Iskandar, T. (2021). Pola Konsumsi dan Dampaknya terhadap Kesehatan Gigi Anak di Aceh. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 103–111.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Dinas Kesehatan Aceh. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2022. Banda Aceh: Dinkes Aceh.
Harian Rakyat Aceh. (2023, Juli 10). Kesadaran Periksa Gigi di Aceh Masih Rendah. Harian Rakyat Aceh. Retrieved from https://rakyataceh.com
Susanto, H. (2021). Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Risiko Karies pada Anak. Jurnal Gizi dan Kesehatan Anak, 5(1), 45–52.
Rahmawati, D. (2020). Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Kejadian Karies Gigi Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(2), 67–74.
Sari, L. A. (2022). Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap Kesehatan Gigi Anak di Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan Anak Indonesia, 6(3), 201–209.
Ranggayuni, E., & Nuraini, N. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Makanan Cepat Saji pada Mahasiswa di Institusi Kesehatan Helvetia Medan. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(3), 278–284.
Asthiningsih. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) pada Siswa-Siswi Kelas XI di SMA Negeri Samarinda. Skripsi. Universitas Mulawarman.
Kidd, E., & Bechal, S. (2012). Essentials of Dental Caries: The Disease and its Management. Oxford: Oxford University Press.
Tamrin, T., Mardliyati, E., & Hidayati, N. (2012). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Manis dan Cara Menyikat Gigi dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 1(1), 12–17.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Badrul, Linda Suryani, Wirza, Eka Sari Rahayu, Handoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











