Hubungan Persepsi Ancaman Erupsi Gunung Merapi Dengan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta

Authors

  • Ina Marlina Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Heri Puspito Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Cahaya Nugraheni Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

Erupsi Gunung Merapi, Tenaga Kesehatan, Persepsi, Kesiapsiagaan

Abstract

Indonesia memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi. Salah satunya ialah Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Pemahaman dan persepsi terkait fenomena letusan gunung dan dampaknya dapat membantu dalam menghadapi krisis vulkanik dan bertanggung jawab dalam kesiapsiagaan bencana agar tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi ancaman erupsi Gunung Merapi dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 73 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan (P Value) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa Ha diterima. Mayoritas responden memiliki persepsi yang baik sebanyak 63 responden (86,3%), mayoritas responden memiliki tingkat kesiapsiagaan bencana yang baik sebanyak 61 responden (83,6%). Berdasarkan hasil tersebut maka terdapat hubungan persepsi ancaman erupsi gunung merapi dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan dalam meningkatkan atau mempertahankan persepsi ancaman erupsi gunung merapi terhadap kesiapsiagaan tenaga kesehatan

References

Qodrifuddin, T., Jumiati, Kartini, Zulva, M., Mihratun, Aini, R., Rina Kumala Utami, Siska febri Cahyani, Uli Aprialis, Baiq Nilam Safitri, Widiami Sayidah, & Ahmad Raksun. (2022). Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 173–177. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1400.

Bramasta, D., & Irawan, D. (2020). Mitigasi Bencana Gunung Meletus di Sekolah Rawan Bencana.Publikasi Pendidikan, 10(2), 154. https://doi.org/10.26858/publikan.v10i2.13858.

Susila, I. M. D. P., Udaksana, I. M. A. W., & A’ini, N. (2020). Hubungan Persepsi dengan Kesiapsiagaan Bencana Pada Tenaga Kesehatan. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 3(1), 91–96. http://ojs.ukmc.ac.id/index.php/JOH.

BPBD. (2024). Manajemen risiko bencana. https://bpbd.kotimkab.go.id/manajemen-resiko-bencana.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Putra, A. W. S., & Podo, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. Urecol 6th, 305–314. http://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1549.

Jannah, A. M., & Sari, I. M. (2023). Gambaran Kesiapsiagaan Mayarakat Menghadapi Bencana Gunung Meletus di Dukuh Gebyog Samiran Selo Boyolali. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 54–62. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.994.

Setiawati, I., Utami, G. T., & Sabrian, F. (2020). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Perawat Tentang Kesiapsiagaan Pelayanan Kesehatan Dalam Menghadapi Bencana Banjir. Jurnal Ners Indonesia, 10(2), 158. https://doi.org/10.31258/jni.10.2.158-169.

Robbins, S. P. (2001). Organizational Behaviour: Concept, Controversies and Applications (9th ed.). New Jersey:Prentice Hall.

Setiawati, I., Utami, G. T., & Sabrian, F. (2020). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Perawat Tentang Kesiapsiagaan Pelayanan Kesehatan Dalam Menghadapi Bencana Banjir. Jurnal Ners Indonesia, 10(2), 158. https://doi.org/10.31258/jni.10.2.158-169.

LIPI–UNESCO. (2006). Disaster Preparedness Framework. Jakarta: LIPI–UNESCO.

Rahil, N. H., Amestiasih, T., & Anwar, K. (2019). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapsiagaan Civitas Akademika dalam Menghadapi Gempa Bumi di Universitas Respati Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Universitas Respati Yogyakarta, October, 312–319. https://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/218.

Perry, & Lindell. (2006). Manajemen Perencanaan Darurat & dasar perilaku protektif.

Nugrahani, P. S., & Ida Nur Imamah. (2024). Studi Korelasi Persepsi Risiko Bencana dengan Kesiapsiagaan Banjir pada Masyarakat di Bantaran Sungai Bengawan Solo. Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing, 2, 1–6.

Susila, I. M. D. P., Januraga, P. P., & Utami, N. W. A. (2019). Perception of disaster preparedness and participation in training are associated with disaster preparedness among health workers. Public Health and Preventive Medicine Archive, 7(1), 8–13. https://doi.org/10.53638/phpma.2019.v7.i1.p03.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

Ina Marlina, Heri Puspito, & Cahaya Nugraheni. (2025). Hubungan Persepsi Ancaman Erupsi Gunung Merapi Dengan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 2(7), 242–247. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/jkri/article/view/1349