Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Bunga Pala Kabupaten Aceh Besar

Authors

  • Putri Rahmatul Yulia Poitekkes Kemenkes Aceh
  • Nurdin Poitekkes Kemenkes Aceh
  • Cut Ratna Keumala Poitekkes Kemenkes Aceh
  • Nasri Poitekkes Kemenkes Aceh

Keywords:

Karies Gigi, Anak Usia Prasekolah, Kebiasaan Konsumsi Makanan, Kebiasaan Menyikat Gigi, Pengetahuan Orang Tua

Abstract

Data awal di TK Bunga Pala, Kabupaten Aceh Besar, menunjukkan bahwa dari 20 anak yang diperiksa, sebanyak 16 anak (80%) mengalami karies gigi dengan tingkat keparahan bervariasi, yaitu 6 anak (30%) mengalami karies ringan dengan 2 gigi berlubang, 5 anak (25%) mengalami karies sedang dengan 3–4 gigi berlubang, dan 5 anak (25%) mengalami karies berat dengan lebih dari 5 gigi berlubang, sedangkan hanya 4 anak (20%) yang tercatat memiliki gigi sehat. Meskipun pihak sekolah telah melakukan upaya pencegahan, kebiasaan di lingkungan rumah tetap menjadi faktor dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies, termasuk kebiasaan makan, kebiasaan menyikat gigi, dan pengetahuan orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian meliputi 112 anak dan orang tua di TK Bunga Pala, dengan sampel 53 responden yang diperoleh melalui simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi makanan (p = 0,006), kebiasaan menyikat gigi (p = 0,046), dan pengetahuan orang tua (p = 0,003) berhubungan signifikan dengan status karies anak. Dari ketiga faktor tersebut, pengetahuan orang tua merupakan determinan paling dominan. Kesimpulannya, peran orang tua sangat penting dalam pencegahan karies pada anak, sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan, media edukasi, serta kerja sama dengan sekolah dan tenaga kesehatan dalam membentuk kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak dini.

References

Kassebaum, N. J., Bernabé, E., Dahiya, M., Bhandari, B., Murray, C. J. L., & Marcenes, W. (2020). Global burden of untreated caries: Prevalence, incidence, and disability-adjusted life years. Journal of Dental Research, 99(4), 362–369.

Setyowati, R., Pratiwi, D. A., & Hidayat, A. (2021). The effectiveness of early childhood dental health education programs in improving oral hygiene behavior. Indonesian Journal of Public Health Research and Development, 12(2), 87–95.

Sari, N., Lestari, F., & Utami, P. (2021). Faktor perilaku dan pengawasan orang tua terhadap kejadian karies gigi pada anak prasekolah. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 8(1), 15–22.

Fatimah, S., & Rahmawati, L. (2023). Community-based dental health education to improve oral hygiene awareness among preschool children and parents. Journal of Community Dental Health Promotion, 9(1), 25–33

Andini, M., Yusuf, H., & Fadhilah, R. (2022). Parental oral health literacy as a determinant of preschool children’s dental caries in Indonesia. International Journal of Pediatric Dentistry and Public Health, 5(1), 44–52.

Daryani, F., Hidayat, R., & Lestari, W. (2019). Hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian karies gigi pada anak usia prasekolah. Jurnal Kedokteran Gigi Nusantara, 3(2), 77–85.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sheiham, A., & James, W. P. T. (2015). A reappraisal of the quantitative relationship between sugar intake and dental caries: The need for new criteria for developing goals for sugar intake. BMC Public Health, 14(1), 1–8.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Putri Rahmatul Yulia, Nurdin, Cut Ratna Keumala, & Nasri. (2025). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Bunga Pala Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 2(9), 528–539. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/jkri/article/view/1549