Hubungan Paritas Dan Usia Pada Ibu Bersalin Dengan Tingkat Keberhasilan Induksi Oksitosin Di RSU Muslimat Ponorogo

Authors

  • Lia Paramita Anggraeny Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang
  • Rosyidah Alfitri Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Keywords:

Paritas, Usia, Induksi oksitosin, Persalinan Pervaginam

Abstract

Induksi persalinan merupakan tindakan medis yang diberikan kepada ibu hamil yang belum memasuki proses persalinan untuk merangsang munculnya kontraksi agar persalinan dapat dimulai. Prosedur ini dilakukan pada sekitar 20%–30% kasus persalinan, baik karena indikasi dari pihak ibu maupun kondisi janin. Namun, keberhasilan induksi tidak selalu tercapai dan sebagian berakhir dengan persalinan secara perabdominal akibat berbagai faktor, seperti presentasi janin, penurunan bagian terendah janin, paritas, usia ibu, serta kondisi serviks. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,005 untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara paritas dan keberhasilan induksi menggunakan oksitosin drip (p = 0,003), serta hubungan signifikan antara usia ibu dan keberhasilan oksitosin drip (p = 0,002). Dengan demikian, paritas dan usia ibu berperan dalam menentukan keberhasilan tindakan induksi oksitosin

References

Munthe Juliana, dkk, 2021, Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Jakarta : Trans Info Media

Adler, K., Rahkonen, L and Kruit, H. (2020). Maternal childbirth experience in induced and spontaneous labour measured in a visual analog scale and the factor influencing it; a two-year cohort study.BMC Pregnancy Childbirth. 20.415. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03106-4.

Yusuf, N.N. (2022) Keberhasilan Persalinan dengan Augmentasi Terhadap Kadar Kortisol. Pekalongan: PT Nasya Expanding Management

Simanullang, E. and Sesilia, M. (2022), ‘Pengaruh Induksi Stimulasi Oksitosin Terhadap Keberhasil Persalinan Pervaginam Pada Ibu Hamil Postterm’, Midwifery and Complementary Care, 1(1), pp. 12-18.

Nur, F., & et al. (2019). Faktor risiko kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Anutapura. Jurnal Kebidanan Stikes Widya Palu, 5(1).

Mu’allimah, R. (2019). Faktor risiko kejadian perdarahan postpartum (Analisis lanjut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017). Jember: Fakultas Kesehatan Mayarakat Universitas Jember.

Tarimo, C.S.,Mahande, M.J. & Obure, J. (2020). Prevalence and risk factor for caesarean delivery following labor induction at atertiary hospital in North Tanzania: a retrospective cohort study (2000-2015). BMC

Pregnancy Childbirth. 20.173. https://doi.org/10.1186/s128840020-02861-8

D’Souza, R., Ashraf, R. and Foroutan, F.(2020), ‘Prediction models for determining the success of labour introction: A systematic review and critical analysis’, Best Practice and Research: Clinical Obstetrics and Gynaecology, 79, pp. 42-54. Available at: http://doi.org/10.1016/j.bpobgyn.2021.12.005.

Tesemment, MG., Sori DA., Gemeda, SH. (2020). High dose and low dose oxytocin regimensas determinants of successful laborinduction: a multicenter comparative study. BMC Pregnancy and Childbirth. 20:232. https://doi.org/10.1186/s12884-020-02938-4.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Lia Paramita Anggraeny, & Rosyidah Alfitri. (2025). Hubungan Paritas Dan Usia Pada Ibu Bersalin Dengan Tingkat Keberhasilan Induksi Oksitosin Di RSU Muslimat Ponorogo. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 3(1), 565–571. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/jkri/article/view/1722