Gambaran Penggunaan Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid pada Pasien Gastritis di Wilayah Puskesmas Kota Utara

Authors

  • Sabrina Naguib Universitas Negeri Gorontalo
  • Edwina Rugaiah Monayo Universitas Negeri Gorontalo
  • Nelyan Helma Mokoginta Universitas Negeri Gorontalo
  • Zuhriana K. Yusuf Universitas Negeri Gorontalo
  • Sitti Rahma Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Gastritis, OAINS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan OAINS pada pasien gastritis di wilayah kerja Puskesmas Kota Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Utara pada bulan Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien gastritis yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup karakteristik responden, jenis OAINS, serta durasi penggunaan OAINS. Data dianalisis secara univariat menggunakan perangkat lunak Statistical Package for Social Science (SPSS) dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% pasien gastritis memiliki riwayat penggunaan OAINS jangka panjang. Jenis OAINS yang paling banyak digunakan adalah asam mefenamat (40,0%), dengan durasi penggunaan OAINS mayoritas kurang dari dua minggu (46,7%). Penggunaan OAINS ditemukan pada berbagai kelompok usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan tingkat pendidikan. Lebih dari separuh pasien gastritis di wilayah kerja Puskesmas Kota Utara menggunakan OAINS sebagai pereda nyeri utama, dengan asam mefenamat sebagai jenis obat yang paling dominan. Meskipun durasi penggunaan mayoritas bersifat jangka pendek, keberadaan penggunaan kronis (>6 bulan) tetap ditemukan. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan edukasi dan pengawasan penggunaan OAINS di pelayanan kesehatan primer

References

Azer SA, Awosika AO, Akhondi H. Gastritis. Dalam: StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing; 2024 [dikutip 7 Juni 2025]. Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK544250/;1

Putri KNN, Apriliany F, Praja R. MuhW. Hubungan Kejadian Gastritis dengan Riwayat Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) pada Pasien yang Melakukan Pemeriksaan Endoskopi. 2024;67–73

Liu Y, Zhang J, Guo Y, Tian S, Wu Y, Liu C, dkk. Global burden and risk factors of gastritis and duodenitis: an observational trend study from 1990 to 2019. Sci Rep. 1 Februari 2024;14(1):2697.

Katzung BG, editor. Basic & Clinical Pharmacology. 14th ed. New York, N.Y: McGraw-Hill Education LLC; 2018. 1250 hlm. (McGraw-Hill’s AccessMedicine).

Sohail R, Mathew M, Patel KK, Reddy SA, Haider Z, Naria M, dkk. Effects of Non-steroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAIDs) and Gastroprotective NSAIDs on the Gastrointestinal Tract: A Narrative Review. Cureus [Internet]. 3 April 2023 [dikutip 24 Desember 2025]; Tersedia pada: https://www.cureus.com/articles/146797-effects-of-non-steroidal-anti-inflammatory-drugs-nsaids-and-gastroprotective-nsaids-on-the-gastrointestinal-tract-a-narrative-review; 1–14

Soleha M, Isnawati A, Fitri N, Adelina R, Soblia HT, Winarsih W. Profil Penggunaan Obat Antiinflamasi Nonstreoid di Indonesia. J Kefarmasian Indones. 16 Oktober 2018;109–17.

Bindu S, Mazumder S, Bandyopadhyay U. Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) and organ damage: A current perspective. Biochem Pharmacol. Oktober 2020;180:114147.

Rifzian MRD. Efek Protektif Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Terhadap Gastritis yang Diinduksi Aspirin. J Med Hutama. 3 Oktober 2021;3(01 Oktober):1480–7.

Muhammad Fadli, Rustam E, Syahrul MZ, Usman E, Miro S, Kadri H. Hubungan Pemakaian Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) dengan Derajat Keparahan Dispepsia pada Pasien Osteoartritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang. Maj Kedokt Andalas. 25 Oktober 2025;48(4):373–82.

Magni A, Agostoni P, Bonezzi C, Massazza G, Menè P, Savarino V, dkk. Management of Osteoarthritis: Expert Opinion on NSAIDs. Pain Ther. Desember 2021;10(2):783–808.

Tai FWD, McAlindon ME. Non-steroidal anti-inflammatory drugs and the gastrointestinal tract. Clin Med. Maret 2021;21(2):131–4.

Hilyati BN, Batubara L, Hasibuan FD, Mahmud A. Hubungan Penggunaan OAINS (Obat Antiinflamasi Nonsteroid) dengan Gejala Gastritis pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam. Jr Med J. 2023;2(3):396–406.

Ko KA, Lee DK. Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drug-Induced Peptic Ulcer Disease. Korean J Helicobacter Up Gastrointest Res. 10 Maret 2025;25(1):34–41.

Syam SD, Arsin AA, Ansar J. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis di Puskesmas Biru Kabupaten Bone. Hasanuddin J Public Health. 30 Juni 2020;1(2):172–82.

Septiana A, Andora N, Erwin T. Faktor-faktor yang memengaruhi kekambuhan gastritis. J Qual Health Res Case Stud Rep. 2 Mei 2025;5(2):121–31.

Miftahussurur M, Rezkitha YAA, I’tishom R, Miftahussurur (Ed) M, Sugihartono (Ed) T. Buku Ajar Aspek Klinis Gastritis. Airlangga University Press; 2021. 318 hlm.

Marifah R, Tjandra O. Survei pola penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS) di Puskesmas Tanjungrejo Jekulo Kudus periode Januari-Juni 2019. Tarumanagara Med J. Oktober 2022;4(2).

Downloads

Published

2026-01-17

How to Cite

Sabrina Naguib, Edwina Rugaiah Monayo, Nelyan Helma Mokoginta, Zuhriana K. Yusuf, & Sitti Rahma. (2026). Gambaran Penggunaan Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid pada Pasien Gastritis di Wilayah Puskesmas Kota Utara. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 3(2), 638–645. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/jkri/article/view/1850