Pengaruh Edukasi Gizi Digital Sahabat Bunda Terhadap Pengetahuan Ibu Dan Perilaku Konsumsi Balita Usia 6–23 Bulan) (Studi di Desa Matang Lurus Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Habang)
Keywords:
Edukasi Gizi Digital, Pengetahuan Ibu, Perilaku Konsumsi, BalitaAbstract
Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang berdampak pada tumbuh kembang anak, khususnya pada usia 6–23 bulan. Pengetahuan ibu memiliki peran penting dalam menentukan praktik pemberian makan dan perilaku konsumsi balita. Edukasi gizi digital merupakan salah satu strategi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mendorong perbaikan perilaku konsumsi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi digital Sahabat Bunda terhadap pengetahuan ibu dan perilaku konsumsi balita usia 6–23 bulan di Desa Matang Lurus, Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanah Habang, Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest–posttest pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 6–23 bulan, terdiri dari 15 ibu pada kelompok intervensi dan 15 ibu pada kelompok kontrol. Intervensi berupa edukasi gizi digital Sahabat Bunda diberikan selama 30 hari. Pengetahuan ibu diukur menggunakan kuesioner, sedangkan perilaku konsumsi balita dinilai melalui recall konsumsi pangan 24 jam berdasarkan indikator Minimum Dietary Diversity (MDD). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan perbaikan perilaku konsumsi balita setelah pemberian edukasi gizi digital. Analisis statistik menunjukkan bahwa edukasi gizi digital Sahabat Bunda berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan ibu dan perilaku konsumsi balita usia 6–23 bulan.
References
World Health Organization, & United Nations Children’s Fund. (2021). Guiding principles for complementary feeding of the breastfed child. Geneva: World Health Organization
World Health Organization. (2023). Digital health interventions for nutrition education. Geneva: World Health Organization.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Dewi, L. (2019). Edukasi gizi digital dan perilaku ibu balita. Jurnal Kesehatan Desa, 7(1), 15–21.
Riana, S., & Sari, M. (2021). Efektivitas edukasi digital terhadap perilaku konsumsi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 112–119.
UNICEF, WHO, and World Bank Group, Levels and Trends in Child Malnutrition. New York: UNICEF, 2023.
M. Black et al., “Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries,” The Lancet, vol. 382, no. 9890, pp. 427–451, 2020, doi: 10.1016/S0140-6736(20)60937-X.
T. Ahmed et al., “Complementary feeding practices and nutrient adequacy among children aged 6–23 months,” Maternal & Child Nutrition, vol. 16, no. 3, e12959, 2020, doi: 10.1111/mcn.12959.
N. Rahmawati and L. Putri, “Faktor sosial ibu terhadap praktik pemberian MP-ASI,” Jurnal Gizi Indonesia, vol. 11, no. 1, pp. 1–9, 2023, doi: 10.14710/jgi.11.1.1-9.
World Health Organization, WHO Guideline: Digital Interventions for Health System Strengthening. Geneva: WHO, 2019.
S. L. Nguyen et al., “Effectiveness of digital nutrition education interventions for mothers: A systematic review,” Public Health Nutrition, vol. 26, no. 5, pp. 987–999, 2023, doi: 10.1017/S1368980022002564
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helnida Wati, Faturrahman, Aprianti, Siti Mas'Odah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











