Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proses Pabrikasi Di PT Putra Agri Sukses Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control [Hirarc]
Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, HIRARC, Proses PabrikasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pabrikasi di PT Putra Agri Sukses dengan menggunakan metode HIRARC. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan Job Safety Analysis terhadap delapan proses pabrikasi yaitu marking, cutting, grinding, drilling, assembling, welding, sandblasting, dan painting. Penilaian risiko dilakukan dengan menentukan nilai Likelihood dan Severity yang kemudian diklasifikasikan ke dalam tingkat risiko rendah, sedang, tinggi, dan ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 89 potensi bahaya pada seluruh tahapan proses pabrikasi yang meliputi bahaya fisik, kimia, mekanik, dan ergonomi. Beberapa aktivitas kerja memiliki tingkat risiko tinggi dan ekstrem, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan mesin, paparan debu dan bahan kimia, serta potensi cedera akibat alat kerja. Rekomendasi pengendalian meliputi pengendalian teknis, administrasi, serta penggunaan Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan potensi bahaya yang ada. Penerapan metode HIRARC mampu membantu perusahaan dalam mengenali dan mengendalikan risiko keselamatan dan kesehatan kerja secara sistematis
References
R. Manurung, Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri Manufaktur, Jakarta: Erlangga, 2021.
Republik Indonesia, Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Jakarta, 1970.
A. S. Nugroho dan B. Santoso, “Penerapan K3 pada industri manufaktur berisiko tinggi,” Jurnal
Teknik Industri, vol. 12, no. 2, pp. 85–93, 2020.
I. Setiawan et al., “Analisis kecelakaan kerja pada industri pabrikasi,” Jurnal Keselamatan Kerja, vol. 8, no. 1, pp. 15–24, 2021.
D. Kurniawan dan L. Hakim, “Identifikasi bahaya proses produksi menggunakan pendekatan HIRARC,” Jurnal Rekayasa Industri, vol. 10, no. 3, pp. 211–220, 2022.
S. Rahmawati, “Evaluasi sistem K3 pada perusahaan manufaktur,” Jurnal Manajemen Industri, vol. 9, no. 2, pp. 101–110, 2020.
M. Yusuf dan R. Prabowo, “Dampak kecelakaan kerja terhadap produktivitas perusahaan,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Industri, vol. 6, no. 1, pp. 45–53, 2021.
H. Widodo, “Pengaruh budaya keselamatan terhadap perilaku kerja aman,” Jurnal K3 Nasional, vol. 7, no. 2, pp. 67–75, 2022.
L. Sari dan A. P. Putra, “Kepatuhan penggunaan APD pada pekerja industri,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Kerja, vol. 5, no. 1, pp. 29–37, 2023.
British Standards Institution, OHSAS 18001:2007 Occupational Health and Safety Management Systems – Requirements, London: BSI, 2007.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umaryono, Erna Indriatiningsih, Anita Oktaviana Trisna Devi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











