Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. “A” Usia 28 Tahun dari Masa Kehamilan Trimester III hingga Masa Nifas dan Keluarga Berencana di PMB YR, Sidoarjo

Authors

  • Sutra Dyka Trismana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Hesty Widowati Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Keywords:

Continuity of Care, Asuhan Kebidanan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana

Abstract

Continuity of Care (CoC) merupakan model pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta mendeteksi dini komplikasi pada ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny. “A” usia 28 tahun di PMB YR, Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif observasional pada satu ibu hamil dengan kehamilan fisiologis yang didampingi sejak usia kehamilan 38 minggu hingga pelayanan keluarga berencana. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, serta telaah rekam medis dan buku KIA, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan temuan dengan teori dan standar praktik kebidanan. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi. Persalinan terjadi secara spontan pervaginam dengan kondisi ibu dan bayi baik. Bayi lahir dengan berat badan 3200 gram, skor APGAR 8–9, serta dilakukan Inisiasi Menyusu Dini. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus normal dan produksi ASI lancar. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan yang aman bagi ibu menyusui. Dapat disimpulkan bahwa penerapan Asuhan Kebidanan Continuity of Care berjalan baik dan mampu mendukung kehamilan, persalinan, nifas, dan adaptasi neonatus secara optimal tanpa komplikasi.

References

World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000–2020: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and the United Nations Population Division. Geneva: WHO.

Sandall, J., Soltani, H., Gates, S., Shennan, A., & Devane, D. (2016). Midwife-led continuity models versus other models of care for childbearing women. Cochrane Database of Systematic Reviews, (4), CD004667.

World Health Organization (WHO). 2019. WHO Recommendations: Intrapartum Care for a Positive Childbirth Experience. Geneva: WHO.

ICM (International Confederation of Midwives). 2021. Essential Competencies for Midwifery Practice. The Hague: ICM.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

World Health Organization. (2022). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience (updated guideline). Geneva: WHO.

World Health Organization (WHO). 2016. WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: WHO.

Bobak, I. M., Lowdermilk, D. L., & Jensen, M. D. (2021). Maternity and women’s health care (12th ed.). St. Louis: Mosby.

Titaley, C. R., Dibley, M. J., & Roberts, C. L. (2021). Early postpartum practices and maternal outcomes in developing countries. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 1–9.

Victora, C. G., Bahl, R., Barros, A. J., França, G. V., Horton, S., Krasevec, J., & Rollins, N. C. (2016). Breastfeeding in the 21st century: Epidemiology, mechanisms, and lifelong effect. The Lancet, 387(10017), 475–490.

Parker, L. A., Sullivan, S., Krueger, C., & Mueller, M. (2021). The effect of depot medroxyprogesterone acetate on lactation outcomes in postpartum women. Breastfeeding Medicine, 16(2), 123–130.

Downloads

Published

2026-03-08

How to Cite

Sutra Dyka Trismana, & Hesty Widowati. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. “A” Usia 28 Tahun dari Masa Kehamilan Trimester III hingga Masa Nifas dan Keluarga Berencana di PMB YR, Sidoarjo. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 3(4), 89–96. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/jkri/article/view/1984