Efektivitas Ekstrak Etanol Bawang Putih (Allium Sativum L.) Sebagai Larvasida Alami Pada Larva Aedes Aegypti
Keywords:
Bawang Putih, Larvasida, Aedes AegyptiAbstract
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular karena infeksi virus dengue (DENV). Nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue berperan sebagai vektor perantara. Penggunaan larvasida merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit ini. Larvasida alami diharapkan dapat mengurangi dampak negatif larvasida sintetik. Bawang putih mengandung senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan organosulfur yang berpotensi sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) sebagai larvasida alami pada larva Aedes aegypti. Hewan uji yang digunakan adalah larva Aedes aegypti instar III. Kelompok uji berupa ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) dengan 5 dosis, yaitu 375 ppm, 500 ppm, 625 ppm, 750 ppm dan 1000 ppm, serta kontrol negatif berupa aquades 100 ml dan kontrol positif berupa temephos 0,02 ppm. Pengujian ini diulang sebanyak 3 kali dalam satu waktu selama 24 jam. Ekstrak etanol bawang putih mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan organosulfur. Persentase mortalitas larva yang dihasilkan oleh ekstrak etanol bawang putih dosis 375 ppm, 500 ppm, 625 ppm, 750 ppm dan 1000 ppm secara berturut-turut adalah 14,67%, 22,67%, 37,33%, 53,33% dan 70,67%, sedangkan pada kontrol negatif dan positif masing-masing adalah 0% dan 100%. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata mortalitas yang signifikan antar kelompok uji (Sig.= 0,003). Nilai LC50 adalah 785,391 ppm (LC50>750 ppm) yang artinya aktivitas larvasida tergolong tidak aktif, sedangkan LC90 adalah 1452,280 ppm. Ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) memiliki aktivitas larvasida, tetapi dosis yang diuji belum efektif sebagai larvasida alami pada larva Aedes aegypti apabila dibandingkan dengan kontrol positif
References
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Dengue. [Last Reviewed: 2022]. Available from: https://www.cdc.gov/dengue/index.html
World Health Organization (WHO). Dengue and severe dengue. Jan 10th 2022. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta. 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta. 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kasus DBD Meningkat, Kemenkes Galakkan Gerakan 1 Rumah 1 Jentik (G1R1J). June 15th 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Upaya Pencegahan DBD dengan 3M Plus. June 13th 2019.
Sasmilati U, Pratiwi AD, Saktiansyah LOA. Efektivitas Larutan Bawang Putih (Allium sativum Linn) Sebagai Larvasida Terhadap Kematian Larva Aedes aegypti di Kota Kendari Tahun 2016. JIMKESMAS. 2017; 6(2).
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bawang Putih (Allium sativum L.). 2016. ISBN: 978-602-7899-36-0.
Pudiarifanti N, Farizal J. Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Higea. 2022; 14(1).
World Health Organization (WHO). Guidelines for Laboratory and Field Testing of Mosquito Larvacides. 2005.
Rostiana R. Uji Aktivitas Ekstrak Metanol Daun Kesum (Polygonum minus) sebagai Larvasida Aedes aegypti [Skripsi]. Pontianak. 2016.
Putranti W, Maulana A, Fatimah SF. Formulasi Emulgel Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.). Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. 2019; 1(6).
Chairunnisa S, Wartini NM, Suhendra L. Pengaruh Suhu dan Waktu Maserasi terhadap Karakteristik Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) sebagai Sumber Saponin. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Argoindustri. 2019; 4(7): 551-560
Mukhtar S, Ghori I. Antibacterial Activity of Aqueous and Ethanolic Extracts of Garlic, Cinnamon and Tumeric Against Escherichia Coli ATCC 25922 and Bacillus subtilis DSM 3256. International Journal of Applied Biology and Pharmaceutical Technology. 2012; 3(2): 131-136.
Gull I, Saeed M, Shaukat H, Aslam SM, Samra ZQ, Athar AM. Inhibitory Effect of Allium sativum and Zingiber officinale Extracts on Clinically Important Drugs Resistant Pathogenic Area. Annals of Clinical Microbiology and Antimicrobials. 2012; 11(8).
Sucipto MPG, Setyaningrum E, Carolia N, Kurniawan B. Influence of Garlic (Allium sativum L) Extract as The Larvacide of Aedes aegypti Larva. Jurnal Kedokteran Unila. 2015; 4(2).
Sumampouw SPM, Pijoh VD, Wahongan GJP. Pengaruh Larutan Bawang Putih (Allium sativum) pada Larva Aedes spp di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal e-Biomedik. 2014; 2(2).
Suryandari M, Kusumo GG, Ferdinan A. Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Bawang Putih (Allium sativum). Jurnal Komunitas Farmasi Nasional. 2022; 2(2): ISSN 2798-8740.
Marpaung YC, Adeline, Budi A, Alvonsine G. Uji Efektivitas Ekstraksi Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Jamur Trychophyton rubrum dan Pityrosporum ovale. Jambura Journal of Health Sciences and Research. 2022; 4(3).
Rivai H, Wahdaniyah, Rusdi. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Kimia dari Ekstrak Heksan, Aseton, Etanol dan Air Umbi Bawang Putih (Allium sativum Linn.). Universitas Andalas. 2019.
Salgotra RK, Chauhan BS. Genetic Diversity, Conservation, and Utilization of Plant Genetic Resources. Genes (Basel). 2023 Jan 9;14(1):174. doi: 10.3390/genes14010174. PMID: 36672915; PMCID: PMC9859222.
Parreño R, Rodríguez-Alcocer E, Martínez-Guardiola C, Carrasco L, Castillo P, Arbona V, Jover-Gil S, Candela H. Turning Garlic into a Modern Crop: State of the Art and Perspectives. Plants (Basel). 2023 Mar 7;12(6):1212. doi: 10.3390/plants12061212. PMID: 36986902; PMCID: PMC10057115.
Salim M, Yahya, Sitorus H, Ni’mah T, Marini. Hubungan Kandungan Hara Tanah dengan Produksi Senyawa Metabolit Sekunder pada Tanaman Duku (Lansium domesticum Corr var Duku) dan Potensinya sebagai Larvasida. 2016. Jurnal Vektor Penyakit. 2016; 10(1): 11-18.
Agustina E, Andiarna F, Hidayati I. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bawang Hitam (Black Garlic) dengan Variasi Lama Pemanasan. Jurnal Biologi. 2020; 13(1): 39-50.
Azmat F, Imran A, Islam F. Valorization of The Phytochemical, Nutritional Composition, and Therapeutic Potentials of Garlic Peel: A Concurrent Review. International Journal of Food Properties. 2023; 26 (1): 2642-2655.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yolanda Oktavianingsih, Sari Rahmayanti, Firman Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











