Hubungan Antara Kepatuhan Menjalani Kemoterapi Dan Tingkat Nyeri Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Rumah Sakit Umum Dr (H.C) Ir. Soekarno Tahun 2024
Keywords:
Kanker, Kepatuhan, Kualitas hidup, NyeriAbstract
Kanker juga dikenal sebagai tumor ganas, dimana terdapat sel dan jaringan abnormal yang menyebar ke seluruh tubuh dengan menyerang dan merusak fungsi jaringan di sekitarnya. Hal ini memiliki dampak negatif misalnya menurunannya kualitas hidup pasien akibat nyeri saat menjalani kemotrapi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Kepatuhan menjalani kemotrapi dan tingkat nyeri terhadap kualitas hidup pasien kanker di Rumah Sakit Umum Daerah Dr (H.C) Ir. Soekarno 2024. Metode Penelitian ini menggunakan chi-square untuk menentukan sampelnya, rumus Slovin merupakan rumus yang akan diperhitungkan pada jumlah sampel 83 responden dengan menggunakan metode chi-square. Hasil penelitian didapat hubungan antara yang melaksanakan kemoterapi dengan kepatuhan 26 orang (47,3%) sedangkan yang tidak melaksanakan kepatuhan kemoterapi 24 orang (85,7%) dengan nyeri 26 orang (49,0%) sedangkan yang tidak mengalami nyeri 5 orang (15,6%). Maka, kesimpulan dari penelitian ini adalah Terdapat hubungan antara kepatuhan kemoterapi dan tingkat nyeri terhadap kualitas hidup pada Pasien Kanker di RSUD Dr (H.C.) Ir. Soekarno tahun 2024. Penelitian ini bermanfaat agar pelayanan kesehatan khusunya perawat mengetahui dasar dari Hubungan Tingkat Kepatuhan Pasien Kemoterapi Dan Tingkat Nyeri pada Kualitas Hidup Pasien Kanker
References
J. Massagué, “A long-standing metastasis mystery solved,” Nature, vol. 582, pp. 40–41, 2020, doi: 10.1038/s41586-020-2366-x.
C. Fitzmaurice et al., “Global, regional, and national cancer incidence, mortality, years of life lost, and DALYs for 29 cancer groups,” The Lancet Oncology, vol. 21, no. 4, pp. 505–521, 2020, doi: 10.1016/S1470-2045(19)30839-0.
H. Sung et al., “Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide,” CA: A Cancer Journal for Clinicians, vol. 71, no. 3, pp. 209–249, 2021, doi: 10.3322/caac.21660.
P. Vineis and K. Freeman, “The exposome and cancer: implications for epidemiology,” Cancer Epidemiology, vol. 74, pp. 102055, 2021, doi: 10.1016/j.canep.2021.102055.
A. Jemal et al., “Cancer burden in developing countries: a review,” Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, vol. 29, pp. 1–10, 2020, doi: 10.1158/1055-9965.EPI-19-1029.
R. L. Siegel et al., “Cancer statistics, 2022,” CA: A Cancer Journal for Clinicians, vol. 72, pp. 7–33, 2022, doi: 10.3322/caac.21708.
M. L. Guthrie et al., “Factors associated with late-stage cancer diagnosis,” BMC Cancer, vol. 22, no. 1, p. 1245, 2022, doi: 10.1186/s12885-022-10260-4.
S. Harden et al., “Barriers to cancer screening and early diagnosis,” Journal of Cancer Policy, vol. 32, pp. 100313, 2022, doi: 10.1016/j.jcpo.2022.100313.
L. Greer et al., “Adherence to chemotherapy and quality of life among cancer patients,” Psycho-Oncology, vol. 29, no. 8, pp. 1304–1312, 2020, doi: 10.1002/pon.5408.
S. B. Yao et al., “Pain severity, quality of life, and treatment outcomes in cancer patients undergoing chemotherapy,” Supportive Care in Cancer, vol. 30, pp. 5569–5578, 2022, doi: 10.1007/s00520-022-07153-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yulianda Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











