Analisis Kapabilitas Manusia Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Inklusif Di Kawasan Timur Indonesia

Authors

  • Firda Layla Anisyaban Universitas Lampung
  • Zulfa Emalia Universitas Lampung

Keywords:

Kapabilitas Manusia, IPEI, Kawasan Timur Indonesia, Pendidikan, Tenaga Kerja Formal, Sanitasi

Abstract

Pembangunan ekonomi yang inklusif merupakan agenda penting dalam mengurangi ketimpangan antarwilayah di Indonesia, terutama antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, dan sanitasi terhadap kapabilitas manusia di 17 provinsi yang termasuk dalam KTI selama periode 2017–2022. Indeks Pertumbuhan Ekonomi Inklusif (IPEI) digunakan sebagai kerangka dasar, dengan fokus pada pilar 3.1 yaitu Kapabilitas Manusia. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views 10. Variabel independen yang diteliti meliputi Angka Partisipasi Murni, Tenaga Kerja Formal, Unmet Need Pelayanan Kesehatan, dan Sanitasi Layak, sementara variabel dependen adalah Kapabilitas Manusia.Hasil analisis menunjukkan bahwa Angka Partisipasi Murni dan Sanitasi Layak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kapabilitas Manusia. Sebaliknya, variabel Tenaga Kerja Formal dan Unmet Need Pelayanan Kesehatan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas manusia dengan nilai adjusted R² sebesar 0,7947. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai prasyarat utama pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di KTI

References

T. P. Soubbotina, “Beyond Economic Growth”.

syafri A. Arrfah, “Dampak belanja pemerintah daerah terhadap pembangunan ekonomi inklusif di provinsi sulawesi tengah,” pp. 159–166, 2022.

I. Ilyas and F. Prasetyia, “Pengaruh Belanja Pemerintah Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif,” J. Dev. Econ. Soc. Stud., vol. 2, no. 4, pp. 910– 919, 2023, doi: 10.21776/jdess.2023.02.4.16.

Lumbantoruan E. Pratiwi & Hidayat.P, “United Nation Development Programme (1990),” pp. 7–31, 2013.

M. P. Todaro and S. C. Smith, ECONOMIC DEVELOPMENT ECONOMIC.

D. Gujarati, Single-equation regression models. 2013.

S. Winarno, “Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Melalui Analisis Profitabilitas,” J. Monet., vol. 4, no. 2, pp. 106–112, 2017.

E. A. Hanushek et al., “Pembangunan Ekonomi,” pp. 607–668, 2008.

S. Nazara, Informal Economy in Indonesia: Size, Composition, dan Evolution. 2010.

T. Tasmilah, “Pengaruh Belanja Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Formal di Indonesia,” J. Reg. Econ. Indones., vol. 2, no. 2, pp. 92–112, 2022, doi: 10.26905/jrei.v2i2.7220.

O. N. Azizah and T. Suciana, “Analisis Pengaruh Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi, Angka Kelahiran Dan Tingkat Unmed Need Pelayanan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia Pada Tahun 2020,” Acmatics J. (Actuarial, Math. Stat. Journal), vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2024.

Prüss-Ustün et al., “Tropical Med Int Health - 2014 - Pr ss‐Ust n - Burden of disease from inadequate water sanitation and hygiene in low‐ and.pdf.”

Downloads

Published

2025-04-26

How to Cite

Firda Layla Anisyaban, & Zulfa Emalia. (2025). Analisis Kapabilitas Manusia Sebagai Fondasi Pembangunan Ekonomi Inklusif Di Kawasan Timur Indonesia . Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 2(4), 1592–1602. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/1205