Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Helvetia

Authors

  • Anggi Swintaro Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Karto Sitanggang Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Sherina H P Siregar Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Daud Arifin Universitas Pembangunan Panca Budi

Keywords:

Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), SMK3, Pusat Kesehatan K3

Abstract

Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dibuat untuk meminimalkan risiko kecelakaan di tempat kerja yang bisa berdampak negatif bagi karyawan, perusahaan, serta lingkungan di sekitarnya. Sistem perlindungan K3 mencakup berbagai elemen penting, seperti manajemen, tenaga kerja, serta kondisi lingkungan kerja, yang semuanya berperan dalam menekan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sehingga menciptakan tempat kerja yang aman dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Helvetia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode purposive sampling. Metode ini dilakukan dengan memilih informan berdasarkan kriteria khusus, yakni mereka yang dianggap memiliki pengetahuan mendalam terkait isu yang diteliti atau mampu menyampaikan informasi yang sesuai dengan konteks sosial yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program K3 di Puskesmas Helvetia, jika dilihat dari aspek perencanaan, implementasi, dan pengawasan, masih belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada ketiga aspek tersebut guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di masa mendatang dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman

References

Ekasari, R., Pradana, M. S., Adriansyah, G., Prasnowo, M. A., Rodli, A. F., & Hidayat, K. (2017).

Analisis Kualitas Pelayanan Puskesmas Dengan Metode Servqual. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 9(1), 82. https://doi.org/10.30739/darussalam.v9i1.118

Wahyuni, R. D., & Andarini, D. (2021). Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan Radiasi Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. https://repository.unsri.ac.id/57488/

Ismawati. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) Pada Pekerja Bongkar Muat Di Pt Pelabuhan Indonesia Iv (Persero)Cabang Makassar.

Rakhmawati, J., Suroto, & Setyaningsih, Y. (2022). Apakah Unsafe Action Dan Unsafe Condition Berpengaruh Terhadap Kecelakaan Nelayan? Jurnal Keperawatan, 14, 301–312.

Suhelmi, S. (2020). Analisis Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Operator Alat Berat Dumptruck Area Tambang Di Pt Semen Padang Dengan Metode Job Safety Analysis Dan Pendekatan Fault Tree Analysis.

Laranova, A., Afriandi, I., & Pratiwi, Y. S. (2018). Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri dan Kejadian Kecelakaan Akibat Kerja di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung Perceptions of Health Care Workers toward Personal Protective Equipment Usage and Prevalence of Occupational A. Jurnal Sistem Kesehatan (JSK) Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, 3(4), 189– 197.

Surbakti, A. N., Wijayanti, S., & Setyaningsih, Y. (2018). Hubungan Antara Faktor Predisposisi Dan Faktor Penguat Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Tenaga Kesehatan Di Puskesmas X Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(5), 486–493.

Putri, S., Santoso, S., & Rahayu, E. P. (2018). Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Perawat Rumah Sakit. Jurnal Endurance, 3(2), 271. https://doi.org/10.22216/jen.v3i2.2686

Tarwaka. (2008). Keselamatan dan Kesehatan Kerja Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Harapan Press.

Ilfani, G., & Nugraheni, R. (2013). Analisis Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada PT. Apac Inti Corpora Bawen Jawa Tengah Unit Spinning 2) Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedharto SH Tembalang. Diponegoro Jurnal Of Management, 10(2), 1–7.

Alamsyah, F. A. (2018). Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Terhadap Kepuasan Kerja Tenaga Kerja Konstruksi Disusun Oleh: Jurnal Tugas Akhir Studi, 1(1), 1–12.

Pratama, E. W. (2015). Hubungan Antara Perilaku Pekerja dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Bagian Produksi PT. Linggarjati Mahardika Mulia di Pacitan. Public Health Department Faculty of Sport Science Semarang State University 2015, 79

Fitriana, L. (2015). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT Ahmadaris Kabupaten Tegal Tahun 2015. Teknologi Lingkungan

Joice, T., Doda, D. V, & Posangi, J. (2012). Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Ruang Rawat Inap Rsud dr. Sam Ratulangi Tondano. 2(2), 60-71.

Susanto, A., & Enisah, E. (2020). Evaluation of Occupational Health and Safety Management System (SMK3) Health Service Facilities at Puskesmas Cijagra Lama Bandung City. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2), 143–151. https://doi.org/10.30604/jika.v5i2.327

Downloads

Published

2025-05-24

How to Cite

Anggi Swintaro, Karto Sitanggang, Sherina H P Siregar, & Daud Arifin. (2025). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Helvetia. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 2(5), 1657–1664. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/1251