Pengaruh Work-Life Balance Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Industri Asuransi

Authors

  • Hilda Nurasyifa Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
  • Sitti Rakhman Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti

Keywords:

Human Resources Management, Work-Life Balance, Stres Kerja, Industri Asuransi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di industri asuransi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 101 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu Work-Life Balance dan Stres Kerja, tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan secara parsial, karena nilai signifikansi masing-masing berada di atas 0,05. Meski begitu, arah hubungan dari kedua variabel tersebut cenderung positif, yang mengindikasikan bahwa peningkatan persepsi Work-Life Balance dan penanganan stres kerja yang baik tetap dapat mendukung kinerja, meskipun tidak terbukti secara statistik. Model regresi juga telah memenuhi asumsi klasik, termasuk normalitas dan tidak adanya multikolinearitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar Work-Life Balance dan Stres Kerja kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi kinerja karyawan, sehingga perlu ditelusuri lebih lanjut dalam studi lanjutan.

 

References

Oscar, B. (2024). Peran strategis industri asuransi dalam perekonomian nasional. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 10(1), 12–25

Perdana, R. (2022). Manajemen sumber daya manusia dalam perspektif work-life balance. Deepublish.

Lintong, M. E. (2023). Pengaruh disiplin kerja dan work-life balance terhadap produktivitas kerja di Sintesa Peninsula Hotel Manado. Jurnal Productivity, 4(2), 115–127.

Sartika, D. (2023). Stres kerja dan dampaknya terhadap produktivitas: Studi kasus pada karyawan perusahaan swasta. Jurnal Psikologi Industri, 5(2), 91–99.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis (7th ed.). Pearson.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.

Tarcan, M., Sayılgan, G., & Yilmaz, A. (2004). Job stress, burnout, and job satisfaction among hospital staff in Turkey. International Journal of Stress Management, 11(4), 285–298.

Robbins, S. P. (2016). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Cahyani, A., Oktaviana, P., & Dwianto, A. S. (2024). The effect of work‑life balance on employee performance: Case study at PT. Kamiidea Indonesia. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 17(2), 2278–2283.

Pane, F. D. (2023). Analisis work-life balance terhadap kinerja karyawan menggunakan pendekatan partial least square (PLS). Jurnal Psikologi dan Manajemen, 11(1), 33–42.

Mustikasari, R., & Frianto, A. (2023). Pengaruh work-life balance terhadap kinerja pegawai pada sektor pemerintahan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 9(1), 78–87.

Nelsi, E. (2021). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja pegawai di PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat. Jurnal Administrasi dan Organisasi, 8(1), 1–10.

Downloads

Published

2025-06-23

How to Cite

Hilda Nurasyifa, & Sitti Rakhman. (2025). Pengaruh Work-Life Balance Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Industri Asuransi. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 2(6), 1786–1793. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/1338