Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Dokter (Survei di Rumah Sakit X)

Authors

  • Febiyani Pribadi Januar Universitas Islam Bandung
  • Muhardi Universitas Islam Bandung
  • Dadang Kusnadi Universitas Islam Bandung

Keywords:

Gaya kepemimpinan, Budaya Kerja, Kinerja Dokter

Abstract

Rumah Sakit X di Cikampek dikenal memiliki fasilitas yang lengkap serta layanan kesehatan yang berkualitas. Namun demikian, masih ditemukan keluhan pasien terkait kinerja dokter yang disampaikan melalui kotak saran maupun ulasan daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya kerja terhadap kinerja dokter di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, selanjutnya data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang paling diharapkan oleh karyawan adalah gaya partisipatif dan delegatif. Dimensi budaya kerja yang paling dominan adalah akuntabilitas. Kinerja dokter terutama ditunjukkan melalui aspek efisiensi dan ketelitian dalam bekerja. Hasil analisis statistik membuktikan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dokter. Selain itu, budaya kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dokter. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan budaya kerja yang kuat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja dokter.

References

Armen, & Azwar, A. (2013). Pengantar administrasi kesehatan (Edisi revisi). Jakarta: Binarupa Aksara.

Rivai, V., & Mulyadi, D. (2012). Kepemimpinan dan perilaku organisasi (Edisi ketiga). Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2004). Manajemen kualitas jasa. Yogyakarta: Andi.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Lemeshow, S., Hosmer, D. W., Klar, J., & Lwanga, S. K. (1990). Adequacy of sample size in health studies. Chichester: John Wiley & Sons.

Sutarto. (2006). Dasar-dasar kepemimpinan administrasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (2006). Human resource management: An experiential approach (4th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Hair, J. F., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W. C. (2005). Multivariate data analysis (6th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall.

Robbins, S. P. (2001). Organizational behavior (9th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Hilda, A. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications

Downloads

Published

2026-01-08

How to Cite

Febiyani Pribadi Januar, Muhardi, & Dadang Kusnadi. (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Dokter (Survei di Rumah Sakit X). Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(1), 75–81. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/1799