Strategi Pengembangan Organisasi Berdasarkan Analisis Swot Di UPTD Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang
Keywords:
Pengembangan organisasi, Analisis SWOTAbstract
Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang diwujudkan melalui penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang bermutu serta memiliki strategi pengembangan organisasi yang adaptif terhadap dinamika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan organisasi di UPTD Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang menggunakan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan alat analisis Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan nilai IFAS sebesar 1,25 dan EFAS sebesar 0,72. Berdasarkan hasil plotting pada matriks SWOT, posisi organisasi berada pada kuadran I, yang menunjukkan kondisi kuat dan berpeluang. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan adalah strategi SO (Strengths-Opportunities) atau strategi agresif, yaitu memanfaatkan kekuatan internal untuk mengoptimalkan peluang eksternal dalam pengembangan pelayanan kesehatan.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2022). Transformasi sistem kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
David, F. R. (2011). Strategic management: Concepts and cases. New Jersey: Pearson Education.
Armstrong, M. (2009). Armstrong’s handbook of human resource management practice. London: Kogan Page.
Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta
Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2013). Strategic management: Planning for domestic & global competition. New York: McGraw-Hill.
Aprella, R. (2017). Analisis aksesibilitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 45–52.
Syelviani, M. (2019). Manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 101–110.
Adisasmito, W. (2007). Sistem kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Heningnurani, D. (2019). Pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap pelayanan kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 7(1), 23–30.
Suratman, S., et al. (2023). Kolaborasi interprofesi dalam pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Terpadu, 11(1), 15–25.
Ipa, M., et al. (2018). Strategi promotif dan preventif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 7(3), 120–128
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devi Naviandari, Dadang Kusnadi, Nirmala Kesumah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













