Analisis Pengaruh Self Efficacy Dan Soft Skills Dokter Dan Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di RSU Banjar Patroman

Authors

  • Wulandari Siti Noorahmi Universitas Islam Bandung
  • Muhardi Universitas Islam Bandung
  • Zulmansyah Universitas Islam Bandung

Keywords:

Analisis, Studi Kelayakan Pembangunan

Abstract

Sistem pelayanan kesehatan di RS Banjar Patroman masih memerlukan banyak perbaikan, upaya peningkatan mutu ini termasuk sebagai salah satu kegiatan yang melibatkan mutu pelayanan kesehatan dengan penggunaan sumber daya secara tepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh self efficacy (X1) dan kemampuan soft skill (X2) terhadap tingkat kepuasan pasien (Y) di RSU Banjar Patroman. Berdasarkan variabel-variabel yang diteliti, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif verikatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien RSU Banjar Patroman selama bulan Januari sampai dengan Maret 2022. Dengan total 124 sampel. Hasil dari penelitian self efficacy dari dokter dan perawat RSU Banjar Patroman termasuk dalam kategori tinggi, begitupun dengan soft skills dan kepuasan pasien. Secara serentak, self efficacy dan soft skills berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien di RSU Banjar Patroman. Secara parsial self efficacy tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien, namun soft skills berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien RSU Banjar Patroman.

References

World Health Organization. (2023). Global oral health status report. WHO.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Lupiyoadi, R. (2001). Manajemen pemasaran jasa: Teori dan praktik. Jakarta: Salemba Empat.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman and Company.

Azwar, A. (2013). Pengantar administrasi kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara.

Wijayanti, E., Wardani, Y., & Ujiningtyas, S. H. (2017). Kebutuhan layanan kesehatan tentang soft skills lulusan diploma tiga keperawatan di Indonesia. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 4(1), 45–53.

Sinaga, E. (2018). Pengaruh efikasi diri terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan. Tesis. Universitas Sumatera Utara.

Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman and Company.

Lupiyoadi, R. (2001). Manajemen pemasaran jasa: Teori dan praktik. Jakarta: Salemba Empat

Ghozali, I. (2017). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Priyatno, D. (2016). Belajar alat analisis data dan cara pengolahannya dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media.

Judge, T. A., & Bono, J. E. (2001). Relationship of core self-evaluations traits with job satisfaction and job performance. Journal of Applied Psychology, 86(1), 80–92.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Street, R. L., Makoul, G., Arora, N. K., & Epstein, R. M. (2009). How does communication heal? Pathways linking clinician–patient communication to health outcomes. Patient Education and Counseling, 74(3), 295–301.

Derksen, F., Bensing, J., & Lagro-Janssen, A. (2013). Effectiveness of empathy in general practice: A systematic review. British Journal of General Practice, 63(606), e76–e84.

Tjiptono, F. (2007). Strategi pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Epstein, R. M., & Street, R. L. (2011). The values and value of patient-centered care. Annals of Family Medicine, 9(2), 100–103.

Downloads

Published

2026-05-07

How to Cite

Wulandari Siti Noorahmi, Muhardi, & Zulmansyah. (2026). Analisis Pengaruh Self Efficacy Dan Soft Skills Dokter Dan Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di RSU Banjar Patroman. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(5), 813–820. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/2058