Strategi Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Minahasa Utara
Keywords:
Aset Tetap, Optimalisasi Aset Daerah, PAD, BKAD Minahasa UtaraAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan aset tetap pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Minahasa Utara dalam meningkatkan PAD. Aset produktif yang menghasilkan PAD hanya berasal dari skema sewa dengan kontribusi Rp 81.360.000 per tahun, sedangkan aset bernilai besar masih digunakan melalui skema pinjam pakai yang tidak memberikan pendapatan bagi daerah. Rendahnya kontribusi aset terhadap PAD disebabkan kurangnya diversifikasi pemanfaatan, belum optimalnya tarif sewa, serta belum diterapkannya skema kerja sama yang bernilai ekonomis. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi penilaian ulang aset, peningkatan tarif sewa berbasis nilai pasar, pengalihan aset yang menganggur menjadi aset produktif, serta penerapan skema pemanfaatan seperti KSP, KSO, dan BGS. Optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi aset tetap terhadap PAD dan mendukung kemandirian fiskal daerah
References
A. Mardiasmo, “Strategic asset management in local government,” Journal of Public Budgeting, Accounting & Financial Management, vol. 32, no. 2, pp. 215–228, 2020, doi: 10.1108/JPBAFM-10-2019-0156.
S. Y. Lee and T. Kim, “Asset management information systems and public sector accountability,” International Journal of Public Administration, vol. 44, no. 8, pp. 645–657, 2021, doi: 10.1080/01900692.2020.1728314.
R. S. Dewi and H. Nugroho, “Optimization of regional asset utilization to increase local revenue,” Journal of Asian Finance, Economics and Business, vol. 8, no. 3, pp. 1021–1029, 2021, doi: 10.13106/jafeb.2021.vol8.no3.1021.
M. A. Rahman and F. Salam, “Public asset utilization and local government revenue enhancement,” Public Administration Quarterly, vol. 45, no. 1, pp. 77–95, 2021, doi: 10.37808/paq.45.1.4.
D. P. Sari, “Internal control and regional asset management effectiveness,” Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, vol. 19, no. 1, pp. 55–68, 2022, doi: 10.21002/jaki.2022.04.
E. Kurniawati and B. Setiawan, “Challenges in local government asset administration,” Cogent Business & Management, vol. 9, no. 1, 2022, doi: 10.1080/23311975.2022.2034245.
A. F. Putra and Y. Handayani, “Evaluation of fixed asset management in local governments,” Journal of Accounting and Investment, vol. 23, no. 2, pp. 312–326, 2022, doi: 10.18196/jai.v23i2.13245.
N. Hidayati et al., “Good governance and regional asset management performance,” Heliyon, vol. 9, no. 4, 2023, doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e14875.
M. Yusuf and R. Pratama, “Regional asset optimization strategy toward financial sustainability,” Sustainability, vol. 15, no. 7, 2023, doi: 10.3390/su15075821.
F. Alshibli, “Public sector asset management and accountability framework,” International Review of Administrative Sciences, vol. 88, no. 4, pp. 899–915, 2022, doi: 10.1177/00208523211009876.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cecilia Regina Sigar, Jessy D.L. Warongan, Heince R.N. Wokas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















