Pengaruh Faktor Fiskal, Demografi, Ekonomi, dan Tata Kelola Pemerintah terhadap Kemandirian Fiskal Provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera Tahun 2018–2025

Authors

  • Siti Nurhasanah Universitas Lampung
  • Heru Wahyudi Universitas Lampung
  • Vitriyani Tri Purwaningsih Universitas Lampung
  • Marselina Universitas Lampung
  • Prayudha Ananta Universitas Lampung

Keywords:

Kemandirian Fiskal, Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Produk Domestik Regional Bruto, Anti Korupsi

Abstract

Kemandirian fiskal merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan implementasi desentralisasi fiskal karena menggambarkan kapasitas pemerintah daerah membiayai fungsi-fungsi pemerintahan secara mandiri. Namun, tingkat kemandirian fiskal pemerintah antar provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera masih menunjukkan perbedaan yang dipengaruhi oleh kapasitas fiskal, aktivitas ekonomi, karakteristik demografis, dan tata kelola pemerintahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH), jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan anti korupsi terhadap tingkat kemandirian fiskal tingkat pemerintah provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera periode 2018–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel pada 16 provinsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD, jumlah penduduk, dan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal, sedangkan DBH berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, anti korupsi yang diproksikan menggunakan Monitoring Center for Prevention (MCP) berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian fiskal lebih ditentukan oleh optimalisasi potensi ekonomi dan pendapatan asli daerah dibandingkan ketergantungan pada transfer pemerintah pusat

References

BPK RI, "Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Pusat tahun 2019: Laporan hasil reviu atas kemandirian fiskal pemerintah daerah tahun anggaran 2018 dan 2019," Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia, Rep., 2020. [Daring]. Tersedia pada: https://share.google/AngkFhIg0uwoov344

T. Dharmawati, W. O. Muhardiana, dan W. Z. O. Aprisilia, "The role of fiscal decentralization in enhancing regional financial independence in Indonesia," Journal of International Multidisciplinary Research, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://journal.banjaresepacific.com/index.php/jimr

D. Ahmadi dan Marselina, "Pengaruh kemandirian fiskal daerah, upah minimum kabupaten/kota, belanja modal, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap pertumbuhan ekonomi 15 kabupaten kota di Provinsi Lampung tahun 2018-2022," Economics and Digital Business Review, vol. 5, no. 2, hal. 627–640, 2024.

R. W. Bahl dan R. M. Bird, Fiscal Decentralization and Local Finance in Developing Countries: Development from Below. Cheltenham, U.K.: Edward Elgar Publishing, 2018. https://doi.org/10.4337/9781786435309

V. O. Siboro, "Transformasi struktur ekonomi di provinsi di Pulau Jawa," MABIS, vol. 14, no. 2, hal. 171–179, Feb. 2023.

Barika, R. A. Ekaputri, Septriani, dan Efendi, "Analisis struktur ekonomi di Sumatera," PARETO: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol. 4, no. 2, hal. 36–48, Des. 2021.

M. H. Sayadi, "Analisis perbandingan kinerja keuangan provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera," Jurnal Ekonomi Modernisasi, vol. 16, no. 2, hal. 96–104, Nov. 2020. https://doi.org/10.21067/jem.v16i2.4958

S. Nurrahmadani, Hariyati, dan Armiani, "Pengaruh komponen Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah," Valid: Jurnal Ilmiah, vol. 21, no. 2, hal. 162–179, Jul. 2024. https://doi.org/10.53512/valid.v21i2.385

Y. Andrianda dan A. Rosada, "Pengaruh DBH, DAU, dan DAK terhadap tingkat kemandirian Provinsi Sumatera Selatan," Jurnal Sistem Informasi, Keuangan, Auditing & Perpajakan (SIKAP), vol. 8, no. 2, hal. 168–182, 2024. https://doi.org/10.32897/jsikap.v8i2.3206

A. Khairani dan N. Mustika, "Pengaruh kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan dana transfer terhadap kemandirian fiskal pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu," SALAM: Islamic Economics Journal, vol. 8, no. 2, 2026.

F. T. Falia, N. Masnila, dan Sarikadarwati, "Pengaruh dana perimbangan terhadap tingkat kemandirian keuangan kabupaten/kota di Provinsi Maluku," Jurnal Riset Terapan Akuntansi, no. 2, hal. 499–514, 2025.

Y. Z. N. Istiqomah dan G. N. Marpaung, "Pengaruh dana perimbangan dan belanja modal terhadap kemandirian keuangan daerah," Jesya, vol. 9, no. 2, hal. 1213–1228, Jun. 2026. https://doi.org/10.36778/jesya.v9i2.2755

S. Zahir, "The impact of high population on economic development of Pakistan," Journal of Poverty, Investment and Development, vol. 8, no. 3, hal. 36–45, 2023. [Daring]. Tersedia pada: www.iprjb.org

A. Hafizrianda, "Potential prospects for population and infrastructure in 2045 on supporting development in Nduga Regency," Journal of Community Development in Asia (JCDA), vol. 7, no. 1, hal. 121–131, 2024. https://doi.org/10.32535/jcda.v7i1/2865

R. Fitrianti, M. Zaenal, S. Fattah, dan N. Hidayah, "Flypaper effect: Analysis of financial transfers from the central to provincial regions in Indonesia," Public and Municipal Finance, vol. 14, no. 1, hal. 54–64, 2025. https://doi.org/10.21511/pmf.14(1).2025.05

B. Siregar dan N. Pratiwi, "The effect of local government characteristics and financial independence on economic growth and Human Development Index in Indonesia," Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, vol. 19, no. 2, hal. 65–71, Sep. 2017. https://doi.org/10.9744/jmk.19.2.65-71

M. N. Aziza, M. P. D. Syahputra, R. I. Febriyanti, dan V. A. Kirani, "Analisis pengaruh Dana Bagi Hasil, jumlah penduduk dan PAD terhadap kemandirian keuangan daerah di kabupaten kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2020-2024," Indonesian Journal of Economics, vol. 2, no. 12, 2025.

L. Mukaromah et al., "Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, tingkat upah minimum, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022," Jurnal Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Flores, vol. 13, no. 2, hal. 228–245, Sep. 2023. https://doi.org/10.37478/als.v13i2.2874

M. Reza et al., "Analisis PDRB perkapita, investasi pemerintah, dan inflasi terhadap kemandirian keuangan daerah Kota Banjarmasin," JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, vol. 6, no. 1, hal. 477–488, 2023.

R. P. Chaniago, M. Usman, dan P. Ananta, "Pengaruh institusi terhadap derajat desentralisasi fiskal di Indonesia," Jurnal Ekonomika dan Bisnis (JEBS), vol. 4, no. 6, hal. 1859–1866, Des. 2024. https://doi.org/10.47233/jebs.v4i6.2344

R. A. Syafri, E. Sofilda, dan A. Suparyati, "Determinan kemandirian keuangan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia," Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, vol. 9, no. 4, hal. 277–290, 2024.

A. Mayraina dan N. Badriyah, "Analysis of the effect of economic growth and capital expenditures on regional financial independence in provinces on the island of Java," Indonesian Economic Review, vol. 5, no. 1, hal. 53–66, Feb. 2025. https://doi.org/10.53787/iconev.v5i1.47

I. Mudrosanto dan C. F. Ananda, "Factors affecting the fiscal independence of district city in East Java," International Journal of Social and Local Economic Governance (IJLEG), vol. 6, no. 1, hal. 25–35, Apr. 2020. [Daring]. Tersedia pada: http://ijleg.ub.ac.id

Rinaldi dan M. Nuryasman, "Pengaruh realisasi belanja modal, fiscal stress, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap kemandirian keuangan daerah (Studi empiris pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur)," Jurnal Ekonomi, vol. 18, no. 1, hal. 77–96, Mar. 2013.

R. Budiharjo, D. Pratomo, dan D. W. Hapsari, "Local government financial performance: Good governance, the effectiveness internal control and competence," JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), vol. 10, no. 1, hal. 125–138, 2025. https://doi.org/10.31851/jmksp.v10i1.16916

R. Nakatani, Q. Zhang, dan I. G. Valdes, "Fiscal decentralization improves social outcomes when countries have good governance," IMF Working Paper WP/22/127, International Monetary Fund, Washington, D.C., USA, 2022. https://doi.org/10.5089/9798400211768.001

C. Sukmadilaga, M. A. A. Pramanda, W. Yadiati, dan D. Yunita, "Factors that affect a better fiscally autonomous government: Evidence from an Indonesian newly autonomous region," Edelweiss Applied Science and Technology, vol. 8, no. 4, hal. 345–357, 2024. https://doi.org/10.55214/25768484.v8i4.1021

L. Yang, W. Hu, Z. Su, dan J. Qiao, "Impact of anti-corruption on the sustainability of local government debt in China: The moderating role of fiscal transparency," Sustainability, vol. 16, no. 21, Artikel ID 9507, Nov. 2024. https://doi.org/10.3390/su16219507

S. Nabila, S. Nurjanah, dan S. F. Zahra, "Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, pengangguran dan ketimpangan pendapatan terhadap kemiskinan di Indonesia tahun 2015-2024," Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, vol. 2, no. 1, hal. 813–833, 2026. https://doi.org/10.63822/1fv89v21

R. Nurfadilah dan Fathihani, "Pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR), Working Capital Turnover (WCT), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap harga saham," Jurnal Ekonomika 45, vol. 12, no. 2, 2025.

F. O. Ovenseri-Ogbomo dan P. I. Ajoonu, "Impact of exchange rate management on the Nigerian economic growth: Empirical validation," American International Journal of Economics and Finance Research, vol. 1, no. 2, hal. 28–35, Apr. 2019. https://doi.org/10.46545/aijefr.v1i2.68

A. B. Tulcanaza-Prieto, A. Cortez-Ordoñez, J. Rivera, dan C. W. Lee, "Is digital literacy a moderator variable in the relationship between financial literacy, financial inclusion, and financial well-being in the Ecuadorian context?," Sustainability, vol. 17, no. 6, Artikel ID 2476, Mar. 2025. https://doi.org/10.3390/su17062476

Fitriadi, Miar, dan A. Hokum, "The effect of allocation fund and regional revenue on fiscal independence: Evidence from Murung Raya," Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, vol. 13, no. 6, hal. 1853–1864, Des. 2025. https://doi.org/10.37641/jiakes.v13i6.4522

K. Zakiah, "Pengaruh kinerja keuangan pemerintah daerah dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Indeks Kemandirian Fiskal daerah tahun 2016-2020," Jurnal Budget: Isu dan Masalah Keuangan Negara, vol. 7, no. 2, Des. 2022. https://doi.org/10.22212/jbudget.v7i2.137

S. Sitaresmi dan H. Wahyudi, "Pengaruh SiLPA dan PAD terhadap serapan anggaran di Provinsi Lampung," Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen, vol. 2, no. 1, hal. 29–44, Jul. 2022. https://doi.org/10.35912/sakman.v2i1.1428

W. E. Oates, Fiscal Federalism. New York, NY, USA: Harcourt Brace Jovanovich, Inc., 1972.

A. B. Ferdiansyah dan G. R. Febrianti, "Determinasi kemandirian fiskal daerah: Peran pajak daerah dan transfer pemerintah pusat di Provinsi Kalimantan Timur," Jurnal Manajemen Perbendaharaan, vol. 6, no. 2, Des. 2025. https://doi.org/10.33105/jmp.v6i2.582

W. Rahayu, A. S. Diyar, dan T. Priyatmo, "Pengaruh pajak daerah, DBH, dan DAK terhadap kemandirian keuangan Pemda di Provinsi Riau," Jurnal Manajemen Perbendaharaan, vol. 5, hal. 38–56, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://jmp.kemenkeu.go.id

W. E. Oates, "An essay on fiscal federalism," Journal of Economic Literature, vol. 37, no. 3, hal. 1120–1149, Sep. 1999. [Daring]. Tersedia pada: https://about.jstor.org/terms

F. Rahmadani, "Factors affecting regional financial independence in the Special Region of Yogyakarta," Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, vol. 5, no. 1, hal. 1468–1478, Jan. 2022. https://doi.org/10.15294/efficient.v5i1.50786

I. Rofiq dan F. I. Arza, "Pengaruh ukuran pemerintah daerah, umur pemerintah daerah, status pemerintah daerah, jumlah penduduk, jumlah SKPD, belanja pegawai dan leverage terhadap kemandirian keuangan daerah," Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA), vol. 3, no. 3, hal. 705–719, 2021.

A. R. Fauzi et al., "Pengaruh kependudukan, perekonomian regional, dan pembangunan manusia terhadap lingkungan: Tantangan dan peluang bagi pembangunan kota berkelanjutan," Diponegoro Journal of Economics, vol. 14, no. 1, hal. 53–65, Apr. 2025. https://doi.org/10.14710/djoe.50691

M. W. Zafar, M. Shahbaz, F. Hou, dan A. Sinha, "From nonrenewable to renewable energy and its impact on economic growth: The role of research & development expenditures in Asia-Pacific Economic Cooperation countries," Journal of Cleaner Production, vol. 212, hal. 1166–1178, Mar. 2019. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.12.081

E. Hartanto dan M. Adnan, "Evaluasi kebijakan KPK dalam pencegahan korupsi di Indonesia (Studi kasus: Program Monitoring Center for Prevention)," Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan, vol. 13, no. 3, hal. 1066–1092, 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://fisip.undip.ac.id

Published

2026-07-31

How to Cite

Nurhasanah, S., Wahyudi, H., Purwaningsih, V. T., Marselina, & Ananta, P. (2026). Pengaruh Faktor Fiskal, Demografi, Ekonomi, dan Tata Kelola Pemerintah terhadap Kemandirian Fiskal Provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera Tahun 2018–2025. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(7), 2384–2395. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/2290