Analisis Penerapan Activity Based Costing Dalam Menentukan Tarif Layanan Instalasi Gawat Darurat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Mitra Sehat

Authors

  • Natalia Soputan Universitas Sam Ratulangi
  • Herman Karamoy Universitas Sam Ratulangi
  • Natalia Gerungai Universitas Sam Ratulangi

Keywords:

Activity Based Costing, tarif layanan, biaya pelayanan, Instalasi Gawat Darurat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Activity Based Costing (ABC) dalam menentukan tarif layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta membandingkannya dengan tarif tradisional pada RSUD Mitra Sehat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui identifikasi aktivitas, pengelompokan biaya (cost pool), penentuan cost driver, dan perhitungan tarif setiap tindakan pelayanan. Hasil penelitian terhadap 26 jenis tindakan menunjukkan bahwa 22 tindakan mengalami undercosting dan 4 tindakan mengalami overcosting dibandingkan dengan tarif tradisional rumah sakit. Perbedaan tarif tersebut dipengaruhi oleh variasi waktu pelayanan, penggunaan bahan medis habis pakai, dan konsumsi sumber daya. Penerapan metode ABC menghasilkan informasi biaya yang lebih rinci sesuai dengan aktivitas pelayanan sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit dalam menentukan tarif layanan IGD secara lebih tepat

References

Kaplan, R. S., & Cooper, R. (1998). Cost & Effect: Using Integrated Cost Systems to Drive Profitability and Performance. Boston: Harvard Business School Press.

Cokins, G. (2001). Activity-Based Cost Management: An Executive’s Guide. New York: John Wiley & Sons

Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2024). Horngren’s Cost Accounting: A Managerial Emphasis (17th ed.). Pearson.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/346/2025 tentang Pedoman Penghitungan Biaya Satuan Pelayanan di Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://jdih.kemkes.go.id/documents/keputusan-menteri-kesehatan-nomor-hk0107menkes3462025

Kaplan, R. S., & Cooper, R. (1998). Cost & Effect: Using Integrated Cost Systems to Drive Profitability and Performance. Boston: Harvard Business School Press.

[Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 856/Menkes/SK/IX/2009 tentang Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit.

World Health Organization. (2023). Emergency and trauma care. World Health Organization. https://www.who.int/teams/integrated-health-services/clinical-services-and-systems/emergency- care

Ramadhania, D. P., & Meirini, D. (2021). Implementasi ABC menghitung tarif rawat inap.

Raiborn, C. A., & Kinney, M. R. (2012). Cost Accounting: Foundations and Evolutions (8th ed.). Mason, OH: South-Western Cengage Learning

Published

2026-10-23

How to Cite

Soputan, N., Karamoy, H., & Gerungai, N. (2026). Analisis Penerapan Activity Based Costing Dalam Menentukan Tarif Layanan Instalasi Gawat Darurat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Mitra Sehat. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(10), 3053–3057. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/2485