Pengaruh Kepemimpinan Situasional Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas (Survey di Tiga Puskesmas di Kabupaten Bandung)

Authors

  • Imas Vivih Faradilah Universitas Islam Bandung
  • Muhadrdi Muhadrdi Universitas Islam Bandung
  • Ima Amaliah Universitas Islam Bandung

Keywords:

Puskesmas, Kepemimpinan, Mutu Layanan

Abstract

Hasil dari penelitian ini kepemimpinan dengan gaya kepemimpinan situasional di Puskesmas Dayeuhkolot, Pameungpeuk dan Sumbersari mampu menunjang peran dalam memberikan layanan puskesmas yang selaras dengan meningkatnya mutu layanan menjadi lebih baik. Dan terbukti baik dipakai di tiga Puskesmas ini hal ini terbukti dengan keterlibatan melibatkan semua SDM di dalam proses penyelenggaraan layanan Puskesmas demi memberikan mutu pelayanan yang baik. Dari segi gaya kepemimpinan situasional memainkan peran yang besar jalannya operasional masing-masing Puskesmas hal inilah yang dapat memberikan dukungan satu sama lain dalam mengelola jalannya pelayanan puskesmas sehingga mutu pelayanan mendapatkan hasil yang baik dan dapat mengambil keputusannya masing-masing untuk meningkatkan mutu layanan puskesmasnya terbukti denagn tugas-tugasnya dilaksanakan dengan baik secara bersama-sama dapat dilaksanakan dengan baik sesuai harapan di masing-masing Puskesmas. Pengaruh kepemimpinan situasional terhadap mutu layanan di puskesmas berjalan dengan baik dan memuaskan adapun terasa dari peran aktif dalam pemberian pelayanan Puskesmas dalam melaksanankan pelayanan yang bermutu.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Sadya, S. (2023). Jumlah Rumah Sakit di Indonesia Mencapai 3.072 Unit pada 2022. DataIndonesia.id.

Badan Pusat Statistik. (2022). Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2022. Pontianak: BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Setiyowati. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pasien dalam Pemanfaatan Kembali Pelayanan Kesehatan.

Simamora, B. (2004). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Bravo, R., Montaner, T., & Pina, J. M. (2012). Corporate brand image of financial institutions: A consumer approach. Journal of Product & Brand Management, 21(4), 232–245.

Kotler, P. (2007). Manajemen Pemasaran (Edisi 12). Jakarta: PT Indeks.

Rinaldi. (2018). Pengaruh Brand Image terhadap Stakeholder Engagement pada Industri Jasa.

Xian, G. L., Xia, L. Z., & Yu, L. (2011). Research on the components of brand image and its impact on consumer purchase intention. Journal of Marketing Studies, 3(2), 45–58.

Hasan, et al. (2018). Analisis Kualitas Pelayanan dan Brand Image Rumah Sakit Swasta. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia.

Ardiani, & Murwatiningsih. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Brand Image Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien. Management Analysis Journal, 6(3).

Maqrifah. (2017). Brand Image Berpengaruh Terhadap Keputusan Pasien pada RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar (Skripsi/Tesis). Makassar.

Maister, D. H., Green, C. H., & Galford, R. M. (2001). The Trusted Advisor. New York: Free Press.

Jasfar, F. (2012). Manajemen Jasa: Pendekatan Terpadu. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Patawayati, Z. D., & Setiawan, M. (2013). Pengaruh Kepercayaan dan Komitmen Terhadap Loyalitas Pelanggan. Jurnal Aplikasi Manajemen, 11(2).

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2011). Pemasaran Strategis. Yogyakarta: Andi Offset.

Permana. (2018). Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Implikasinya Terhadap Kunjungan Ulang Pasien. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Pemasaran Jasa (Prinsip, Penerapan, dan Penelitian). Yogyakarta: Andi Offset.

Barnett, M. L. (2006). Corporate reputation and consumer satisfaction. Journal of Marketing Research.

Grewal, D. (2004). The impacts of corporate image on customer preference and loyalty. Journal of Retailing.

Griffin, J. (2016). Customer Loyalty: How to Earn It, How to Keep It. Kentucky: Jossey-Bass.

Vigaretha, & Handayani. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Cet. ke-1). CV Alfabeta.

Al-Gasawneh, J. A., Anuar, M. M., Dacko-Pikiewicz, Z., & Saputra, J. (2021). The impact of customer relationship management dimensions on service quality. Polish Journal of Management Studies, 23(2), 24–41. https://doi.org/10.17512/pjms.2021.23.2.02

Zarei, A., Arab, M., Froushani, A. R., Rashidian, A., & Tabatabaei, S. M. G. (2012). Service quality of private hospitals: The Iranian patients' perspective. BMC Health Services Research, 12(1), 31. https://doi.org/10.1186/1472-6963-12-31

Wuryani, E., Rodli, A. F., Sutarsi, S., Dewi, N. N., & Arif, D. (2021). Analysis of decision support system on situational leadership styles on work motivation and employee performance. Management Science Letters, 11, 365–372. https://doi.org/10.5267/j.msl.2020.9.033

Hati, S. W. (2013). Pengaruh kepemimpinan dan kinerja dosen terhadap mutu pelayanan di Politeknik Negeri Batam. Iqtishoduna, 9(2), 176–184. https://doi.org/10.18860/iq.v9i2.3567

Published

2026-10-26

How to Cite

Faradilah, I. V., Muhadrdi, M., & Amaliah, I. (2026). Pengaruh Kepemimpinan Situasional Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas (Survey di Tiga Puskesmas di Kabupaten Bandung) . Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(10), 3058–3067. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/2488