Dinamika Nilai Tukar Rupiah dalam Hubungannya dengan Faktor Moneter dan Risiko Global

Authors

  • Michael Julius Panjaitan Universitas Samudra
  • Rina Fatmawati Universitas Samudra
  • Puti Andiny Universitas Samudra
  • Safuridar Safuridar Universitas Samudra

Keywords:

Nilai Tukar Rupiah, BI-Rate, Jumlah Uang Beredar, Cadangan Devisa, ARDL

Abstract

Pergerakan nilai tukar rupiah berkaitan dengan kondisi moneter domestik dan perubahan risiko pasar global. Penelitian ini menganalisis hubungan BI-Rate, jurmlah uang beredar dalam arti luas (M2), cadangan devisa, dan indeks VIX dengan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian menggunakan 43 observasi bulanan selama Januari 2023 hingga Juli 2026. Estimasi Autoregressive Distributed Lag (ARDL) menghasilkan model ARDL(4, 2, 3, 1, 0) berdasarkan Akaike Information Criterion, dengan 39 observasi efektif. Hasil bounds test mendukung keberadaan hubungan jangka panjang. Dalam jangka panjang, BI-Rate dan M2 memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kurs, sedangkan cadangan devisa memiliki hubungan negatif dan signifikan. VIX tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dalam jangka pendek, koefisien perubahan BI-Rate berbeda menurut lag, perubahan M2 bulan berjalan dan lag pertama signifikan positif, serta perubahan cadangan devisa signifikan negatif. Koefisien koreksi kesalahan bernilai −1,029138. Pengujian diagnostik tidak menemukan bukti penyimpangan normalitas, autokorelasi hingga lag kedua, atau heteroskedastisitas. Uji CUSUM dan CUSUM of Squares mendukung stabilitas model. Temuan menunjukkan hubungan faktor moneter domestik dengan kurs pada periode penelitian, tanpa membuktikan kausalitas struktural.

References

D. T. Utami and F. S. Islami, “Pengaruh variabel-variabel makro terhadap nilai tukar rupiah,” Dialekt. J. Ekon. dan Ilmu Sos., vol. 6, no. 2, pp. 134–146, 2021, doi: 10.36636/dialektika.v6i2.831.

H. Maharani and M. Rahmizal, “Pengaruh ketidakpastian kebijakan ekonomi global terhadap volatilitas nilai tukar rupiah,” Media Ris. Ekon. Pembang., vol. 3, no. 4, 2026.

F. Magdalena, A. Widayatsari, and Darmayuda, “Analisis pengaruh BI Rate dan jumlah uang beredar (M2) terhadap kurs dolar AS atas rupiah di Indonesia tahun 2005-2021,” JIP (Jurnal Ind. dan Perkotaan), vol. 19, no. 1, pp. 86–92, 2023, doi: 10.31258/jip.19.1.86-92.

R. F. Ansar, N. Muhajra, and E. Z. Solikahan, “Analisis pengaruh inflasi, suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap nilai tukar,” JAMBURA J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 7, no. 2, pp. 772–779, 2024, doi: 10.37479/jimb.v7i2.27466.

I. Susanti and S. Amar, “Pengaruh BI Rate, inflasi, dan jumlah uang beredar terhadap Rupiah pada era digital payment di Indonesia,” Media Ris. Ekon. Pembang., vol. 3, no. 2, pp. 127–135, 2026, [Online]. Available: https://medrep.ppj.unp.ac.id/index.php/MedREP/login

D. N. Aisyah, D. Pratomo, O. Supriyaningsih, and A. R. Setyanto, “Pengaruh cadangan devisa , neraca pembayaran , dan jumlah uang beredar terhadap tren nilai tukar rupiah,” vol. 4, no. 2, pp. 212–224, 2024.

G. S. Sitohang and J. Suharianto, “Analisis hubungan kausalitas cadangan devisa, kurs, dan BI Rate di Indonesia: Pendekatan Granger causality test,” Econ. J. Ekon. dan Bisnis, vol. 3, no. 2, pp. 9–17, 2026, doi: 10.63545/economist.v3i2.226.

M. H. Pesaran, Y. Shin, and R. J. Smith, “Bounds Testing Approaches to the Analysis of Level Relationships,” J. Appl. Econom., vol. 16, no. 3, pp. 289–326, 2001, doi: 10.1002/jae.616.

D. A. D. dan W. A. Fuller, “Distribution of the estimators for autoregressive time series with a unit root,” J. Am. Stat. Assoc., vol. 74, no. 366, pp. 427–431, 1979, doi: 10.1080/01621459.1979.10482531.

H. Akaike, “A new look at the statistical model identification,” IEEE Trans. Automat. Contr., vol. 19, no. 6, pp. 716–723, 1974, doi: 10.1109/TAC.1974.1100705.

P. K. Narayan, “The saving and investment nexus for China: Evidence from cointegration tests,” Appl. Econ., vol. 37, no. 17, pp. 1979–1990, 2005, doi: 10.1080/00036840500278103.

D. N. Gujarati and D. C. Porter, Basic Econometrics, 5th edition. McGraw-Hill Education, 2009.

E. R. L. Brown, J. Durbin, “Techniques for testing the constancy of regression relationships over time,” J. R. Stat. Soc. Ser. B, vol. 7, no. 2, pp. 149–163, 1975, doi: 10.1111/j.2517-6161.1975.tb01532.x.

Y. R. Hakim and T. S. Aji, “Factors Affecting the Exchange Rate of the Indonesian Rupiah Against the United States Dollar : January 2013 - December 2023,” vol. 4, no. 5, pp. 2043–2062, 2025.

L. A. Muhammad Adnan, Tajul ’Ula, “Analisis Nilai Tukar Rupiah Di Indonesia,” JIBES J. Ilm. Basis Ekon. dan Bisnis, vol. 3, no. 1, pp. 66–78, 2024, doi: 10.22373/jibes.v3i1.4948.

R. Dornbusch, “Expectations and exchange rate dynamics,” J. Polit. Econ., vol. 84, no. 6, pp. 1161–1176, 1976, doi: 10.1086/260506.

N. T. Raja Rian Ritonga, Hijri Juliansyah, Murtala, “Faktor-faktor yang memengaruhi kurs rupiah,” J. Ekon. Pertan. Unimal E-ISSN, vol. 08, no. 02, pp. 51–63, 2025, doi: 10.29103/jepu.v8i2.26119 52.

S. Rahayu, “Exchange Rate and Covid-19 Pandemic: The Empirical Evidence from Indonesia,” Indones. J. Dev. Econ., vol. 6, no. 2, pp. 232–243, 2023, doi: 10.15294/efficient.v6i2.59842.

E. Annisa and D. Yuliawan, “Rupiah Exchange Rate Dynamics : Evidence From Tourism , Monetary Factors , And Oil Price Volatility,” JIEM J. Informatic, Educ. Manag., vol. 8, no. 2, pp. 475–488, 2026, doi: 10.61992/jiem.v8i2.

J. A. Frenkel, “A monetary approach to the exchange rate: Doctrinal aspects and empirical evidence,” Scand. J. Econ., vol. 78, no. 2, pp. 200–224, 1976.

Published

2026-10-28

How to Cite

Michael Julius Panjaitan, Fatmawati, R., Andiny, P., & Safuridar, S. (2026). Dinamika Nilai Tukar Rupiah dalam Hubungannya dengan Faktor Moneter dan Risiko Global. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 3(10), 3068–3079. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema/article/view/2496