Penerapan Terapi Reminiscence Pada Lansia Ny. M Dengan Gangguan Kecemasan Di Desa Puger Wetan Kabupaten Jember
Keywords:
Gangguan Kecemasan, Lansia, Terapi ReminiscenceAbstract
Lansia rentan mengalami gangguan kecemasan akibat perubahan fisiologis, psikologis dan sosial selama proses penuaan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan adalah terapi reminiscence yang melibatkan penggalian kembali pengalaman masa lalu yang bermakna. Studi ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada Ny. M, seorang lansia di Desa Puger Wetan dengan gangguan kecemasan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan instrumen Geriatric Anxiety Inventory (GAI). Intervensi diberikan selama enam sesi dengan durasi 30–60 menit setiap sesi. Hasil menunjukkan penurunan skor kecemasan dari 15 (kategori sedang) menjadi 6 (kategori ringan) setelah intervensi. Terapi reminiscence terbukti membantu klien mengenali dan menerima pengalaman hidupnya serta meningkatkan interaksi sosial dan penyesuaian emosional. Kesimpulannya, terapi reminiscence efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan
References
H. Rona, D. Ernawati, and S. D. Anggoro, “Analisa Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Di Panti Werdha Hargodedali Surabaya,” Hosp. Majapahit, vol. 13, no. 1, pp. 35–45, 2021, [Online]. Available: https://ejournal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/HM/article/view/679/681
D. R. Elmaghfuroh, J. Ahmad Febriansyah, and R. Catur Agustini, “Spiritual Well-Being Pada Lansia Dengan Depresi : Studi Kasus,” Sci. Proc. Islam. Complement. Med., vol. 1, no. 1, pp. 87–92, 2022, doi: 10.55116/spicm.v1i1.11.
Yaslina, Maidaliza, and R. Srimutia, “Aspek Fisik dan Psikososial terhadap Status Fungsional pada Lansia,” Pros. Semin. Kesehat. Perintis, vol. 4, no. 2, pp. 68–73, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/724
M. Afrida and I. Septiana Prasasti, “Hubungan Kecemasan dengan Insomnia pada Lansia: Literatur Review,” Natl. Conf. Updat. Nurs. 2024 , pp. 135–147, 2024, [Online]. Available: https://prosiding.gunabangsa.ac.id/index.php/ncn/article/view/114
E. Hermawati and I. Permana, “Manfaat Terapi Reminiscence Dalam Mengatasi Depresi Pada Benefits of Reminiscence Therapy To Resolve Depression on Elderly,” J. Ilmu Keperawatan Jiwa, vol. 3, no. 1, pp. 41–46, 2020.
N. D. P. Budiono and A. Rivai, “Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia,” J. Ilm. Kesehat. Sandi Husada, vol. 10, no. 2, pp. 371–379, 2021, doi: 10.35816/jiskh.v10i2.621.
M. Abdulah, L. Lismayanti, and F. Miftahul, “Pengaruh Terapi Reminiscence Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Dengan Hipertensi,” Healthc. Nurs. J., vol. 4, no. 2, pp. 368–373, 2022, [Online]. Available: https://journal.umtas.ac.id/index.php/healtcare
L. P. W. Bakti and N. D. Khairari, “Efektivitas Pemberian Terapi Reminiscence Untuk Kualitas Hidup Lansia 1,” vol. 03, no. 03, pp. 112–119, 2024.
N. S. Zella, A. R. Dewi, and A. S. Prasetya, “Penerapan Terapi Reminiscence pada Lansia dengan Kecemasan,” J. Ilmu Kesehat. Indones., vol. 2, no. 2, pp. 122–129, 2021, doi: 10.57084/jiksi.v2i2.806.
Muammar, Hamdiana, and M. Fidjriani, “Efektivitas Terapi Reminiscence Terhadap Tingkat Stres Lansia,” J. Nurs. Midwifery, vol. 5, no. 1, pp. 32–41, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lia Agustin, Dian Ratna Elmaghfuroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











