Analisis Penerapan PSAK 104 dalam Pencatatan Akuntansi Akad Istishna' pada Bank Syariah Indonesia
Keywords:
PSAK 104, Implementasi Akuntansi, Bank Syariah Indonesia (BSI)Abstract
Penelitian ini menganalisis implementasi PSAK 104 dalam pencatatan akuntansi akad Istishna' pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di kantor cabang BSI Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI telah mengembangkan struktur organisasi komprehensif dan sistem terintegrasi untuk implementasi PSAK 104, didukung oleh pedoman operasional yang jelas dan sistem pengawasan berlapis. Namun, masih terdapat tantangan dalam pengintegrasian sistem pasca merger, variasi interpretasi standar, dan kebutuhan standardisasi prosedur. Bank menerapkan metode persentase penyelesaian dalam pengakuan margin keuntungan dan telah mengembangkan prosedur khusus untuk penanganan perubahan pesanan dan pembatalan kontrak. Penyajian dan pengungkapan transaksi Istishna' dalam laporan keuangan telah sesuai dengan PSAK 104, meski memerlukan penyempurnaan dalam beberapa aspek. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem informasi terintegrasi, penguatan program pelatihan SDM, dan peningkatan mekanisme pengawasan berbasis risiko untuk optimalisasi implementasi PSAK 104 di BSI.
References
Hidayat dan Putri. (2023). Accad Transformation in the Age of Digitalisation: Challenges and Adaptation in the Context of Islamic Finance. West Science Islamic Studies, 2(02), 98–105. https://doi.org/10.58812/wsiss.v2i02.844
Rahman et al. (2022). Harmonization of Accounting Standards for Islamic Financial Institutions: Evidence of the Adoption of FAS No. 17 in Indonesia. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 6(1), 51–70. https://doi.org/10.24815/jdab.v6i1.10861
Hamid dan Rahman. (2023). Unraveling Islamic Social Finance Accounting Research: Bibliometric Analysis and Systematic Literature Review (Slr). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 11(2), 205–235. https://doi.org/10.35836/jakis.v11i2.552
Fadhilah dan Ahmad. (2023). Corporate Governance and Shariah Non-compliance Risk: The Case of Islamic Banks in Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 11(1), 49–79. https://doi.org/10.35836/jakis.v11i1.370
Zulkifli et al. (2021). Factors Affecting Customer Loyalty of Islamic Bank in Sumbawa City, Indonesia. Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 12(2), 119–128. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v12i2.119-128
Hassan dan Ibrahim. (2023). Application of Sharia Principles in Sharia Financial Institutions. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 17(2), 157–166. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v17no2.2849
Nurhayati dan Wasilah. (2022). The Effect of Islamic Financial Socialization and Education on Public Interest in Using Islamic Banking Services. Nomico, 1(4), 29–41. https://doi.org/10.62872/a36kga52
Rahman et al. (2023). Analisis Implementasi Akad Istishna’ dalam Perbankan Syariah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Lumajang. Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah, 1(2), 43. https://doi.org/10.54471/muhasabatuna.v1i2.1264
Ibrahim dan Hidayat. (2024). Analisis Perlakuan Akuntansi Al-Istisna Pada Sektor Perbankan Syariah. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 115–121.
Fadhilah et al. (2024). Ending Poverty: Islamic Solutions For The Welfare of The Ummah. Sentralisasi, 13(1), 182–198. https://doi.org/10.33506/sl.v13i1.2986
Safitri dan Hassan. (2023). Tinjauan Kinerja Bank Syariah Indonesia (Bsi): Perkuat Aset Dan Visi Misi Yang Efektif. 02, 202–221.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sasmito, Dian Vithria, Muhadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













