Peranan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (Spp) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNM) Mandiri Untuk Meningkatkan Usaha Mikro Kecil (UMK) Dalam Perspektif Ekonomi Islam Di Dusun Adi Mulio Hilir Desa Emplasemen Kwala Mencirim
Keywords:
Simpan Pinjam Kelompok, Perempuan (SPP), Usaha Mikro Kecil (UMK), Ekonomi Islam.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNM) Mandiri dalam meningkatkan Usaha Mikro Kecil (UKM) Di Dusun Adi Mulio Hilir Desa Emplasemen Kwala Mencirim. Berdasarkan observasi yang peneliti temukan dilapangan bahwa Kebijakan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan kaum perempuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, ekonomi, dan politik serta mengakses dan memiliki kontrol atas aset produktif. Banyak bermunculan Simpan Pinjam Perempuan terutama di desa-desa terutama pada dusun Adi Mulio Hilir Desa Emplasemen Kwala Mencirim. Mereka mengaku bahwa program simpan pinjam perempuan (SPP) ini sangat membantu memenuhi kebutuhan modal usaha mereka. Tetapi pada praktek simpan pinjam ini masih diragukan, dikarenakan praktek tersebut sama halnya dengan praktek simpan pinjam perempuan (SPP) di Bank Konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan sumber data primer. Adapun pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitiannya adalah Peranan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNM) Mandiri dalam meningkatkan Usaha Mikro Kecil (UKM) Di Dusun Adi Mulio Hilir Desa Emplasemen Kwala Mencirim: Simpan Pinjam kelompok Perempuan di Dusun Adi Mulio Hilir Desa Emplasemen Kwala Mencirim mempunyai peran penting bagi peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dimana dinyatakan bahwa dana SPP sangat membantu mareka dalam mengembangkan usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan usaha mereka, profit/laba yang mereka peroleh semakin meningkat, selain itu asset yang dimiliki peminjam semakin bertambah dan peminjam dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
References
Hayatur Utami. 2022. “Tinajauan Umum Ekonomi Islam Terhadap Pelaksanaan Pinjaman Dana Bergulir Pada Kelmpok Simpan Pinjam Perempuan Di Desa Kelapa Dua Polewali Mandar.” Ekonomi (8.5.2017).
Muliawati, Desi. 2017. “Tinjauan Ekonomi Syariah Terhadap Pelaksanaan Bantuan Modal SPP PNPM-Mandiri.” Jurnal Jeskape 1(1):137–60.
`Rofiah, Khusniati. 2011. “Peran Lembaga Keuangan Mikro Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Ponorogo.” Kodifikasia 5(1). Doi: 10.21154/Kodifikasia.V5i1.223.[4] Siti Nurmayanti. 2021. “Peran Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Menurut Persepektif Ekonomi Syariah.” Ekonomi Syariah.
Sakti, D. P. B., Nurmayanti, S., Putra, I. N. N. A., & Wardani, L. (2020). Pelatihan Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Keuangan Bagi Pengelola Bumdes Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pepadu, 1(2), 185-190.
Nugrahaini Kusumawati, Sri Maryati. 2021. “Hubungan Pembiayaan Simpan Pinjam Perempuan Dan Pendapatan Usaha Mikro Pada Masyarakat Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang 1,2.” Indonesian Journal Of Finance And Strategy Inside 1(1):35–41.
Sri Wahyuni. Asrida. 2014. “Pengaruh Program Simpan Pinjam Perempuan Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Kelompok Perempuan Di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.” Lentera 14 (11).
Riyadhul Fajri. 2015. “Sistem Pengelolaan Buku Besar Simpan Pinjam Perempuan 9SPP) PNPM-MP Pada Kelompok Bunga Padi.” Lentera 15:11–15.
Nihayah, A. Z., & Rifqi, L. H. (2022). Kontribusi Perbankan Syariah Terhadap Permodalan UMKM Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Bisnis, 6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Amalya Damayanti, Ulen Bangun, Gadis Arniyati Athar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













