Integrasi Crime Prevention Theory Dengan Monitoring Mekanism Dalam Pengelolaan Dana Bencana Di Bantul

Authors

  • Hana Nabila Fitriani Universitas Budi Luhur
  • Gina Tiara Putri Universitas Budi Luhur
  • Daniela Firmandari Putri Universitas Budi Luhur
  • Navadilla Shamita Universitas Budi Luhur
  • Nigella Sativa Amalia Universitas Budi Luhur
  • Kamila Nada Alisha Universitas Budi Luhur
  • Tiara Dwi Putri Universitas Budi Luhur

Keywords:

Gempa Bantul 2006, Penyalahgunaan Dana Bencana, BNPB, Pengawasan Dana Bencana, Teori Pencegahan Kejahatan

Abstract

Gempa bumi yang terjadi di Bantul, Yogyakarta pada tahun 2006 menjadi pengingat akan kerentanannya terhadap bencana alam. Gempa dengan magnitudo 5,9 Skala Richter tersebut menyebabkan kerusakan yang merugikan pemukiman, serta mempengaruhi ribuan warga. Meskipun dana bantuan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi telah dialokasikan, korupsi dalam pengelolaan dana bencana, seperti penyalahgunaan anggaran dan proyek fiktif, terungkap. Temuan investigasi lembaga pengawas menunjukkan adanya celah besar dalam pengelolaan dana tersebut. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki tugas untuk memastikan bahwa dana bencana dikelola secara transparan dan akuntabel. Akan tetapi, Lemahnya pengawasan BNPB, tumpang tindih kewenangan antar instansi, dan minimnya partisipasi masyarakat memperburuk situasi ini. Artikel ini menganalisis mekanisme pengawasan dana bencana oleh BNPB serta mengusulkan perbaikan menggunakan teori pencegahan kejahatan untuk mencegah korupsi dan meningkatkan akuntabilitas

References

Kumparan. (2024, Juli 10). Buronan korupsi rehab gempa Bantul sunat bantuan 315 KK, total Rp 911 juta. https://kumparan.com/kumparannews/buronan-korupsi-rehab-gempa-bantul-sunat-bantuan-315-kk-total-rp-911-juta-1wkfwhTcmlP

Andriyani, N., Sesa, M. S. J., Dewi, S. P., Zafir, S., Martin, N. F., KurniaPutri, V., ... & Febriyanti, N. I. (2025). Upaya Pencegahan Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Bencana Melalui Pendekatan Situational Crime Prevention: Studi Kasus Gempa Bantul 2006. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(7), 225-231.

Sari, D. P., Wulandari, F., & Pramudyo, B. (2022). Real-Time Audit dalam Pengawasan Dana Bantuan Bencana untuk Pencegahan Korupsi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 19(2), 123-135. https://doi.org/10.21002/jaki.2022.08

Ali, M., Rahman, M. M., & Islam, R. (2023). Transparency and accountability in post-disaster fund management: Evidence from developing countries. International Journal of Disaster Risk Reduction, 84, 103505. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2022.103505

Rahman, M. M., Yuniarto, M. H., & Rachman, I. (2021). Strengthening disaster management governance through transparency and community monitoring: A study in Indonesia. Journal of Disaster Research, 16(2), 200–210. https://doi.org/10.20965/jdr.2021.p0200

BAPPENAS, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Mitra Internasional. 2006. Penilaian Awal Kerusakan dan Kerugian: Bencana Alam di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Cetakan Kedua. Jakarta: BAPPENAS.

Transparency International. (2019). Emergency Corruption: The Impact of Disaster on Governance. https://www.transparency.org

Mullard, M. (2021). Corruption in crisis: Lessons from disaster governance. Journal of Public Affairs, 21(2), e2567. https://doi.org/10.1002/pa.2567

Felson, M., & Clarke, R. V. (1998). Opportunity Makes the Thief: Practical Theory for Crime Prevention. Police Research Series Paper 98. London: Home Office. https://popcenter.asu.edu/sites/default/files/library/reading/pdfs/opportunity_makes_the_thief.pdf

World Bank. (2020). Enhancing Government Effectiveness and Transparency: The Fight Against Corruption. Washington, DC: World Bank. https://documents.worldbank.org/en/publication/documents-reports/documentdetail/435131607930960036/enhancing-government-effectiveness-and-transparency-the-fight-against-corruption

Rahman, M. M., Sulaiman, N., & Nawi, M. N. M. (2021). Disaster management systems: Role of digital technologies in disaster risk reduction and post-disaster recovery. International Journal of Disaster Risk Reduction, 61, 102375. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2021.102375

Ali, A., Mahmud, M. S., & Khalid, F. (2023). Community participation in disaster recovery: Enhancing accountability through social monitoring mechanisms. Journal of Contingencies and Crisis Management, 31(1), 52–61. https://doi.org/10.1111/1468-5973.12445

M. Kemal Dermawan. (2001). Pencegahan Kejahatan : Dari Sebab-Sebab Kejahatan Menuju Pada Konteks Kejahatan. Jurnal Kriminilogi Indonesia, 1(3), 34 – 42. https://www.neliti.com/publications/4212/pencegahan-kejahatan-dari-sebab-sebab-kejahatan-menuju-pada-konteks-kejahatan

Ina Liswanti & Hendi Yogi Prabowo. (2021). Transparency and accountability mechanisms for disaster management funds: A case study. Journal of Contemporary Accounting, 3(1), 12-24. https://journal.uii.ac.id/JCA/article/view/17888

Downloads

Published

2025-07-14

How to Cite

Hana Nabila Fitriani, Gina Tiara Putri, Daniela Firmandari Putri, Navadilla Shamita, Nigella Sativa Amalia, Kamila Nada Alisha, & Tiara Dwi Putri. (2025). Integrasi Crime Prevention Theory Dengan Monitoring Mekanism Dalam Pengelolaan Dana Bencana Di Bantul. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 2(12), 2077–2083. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1412