Populasi Dan Sebaran Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus Hampei) Pada Beberapa Jenis Kopi Di Kabupaten Bondowoso
Keywords:
PBKo, Sebaran, Populasi, Kopi.Abstract
International Coffee Organization (ICO) menyatakan jumlah konsumsi kopi naik setiap tahunnya mengakibatkan permintaan terhadap kopi terus meningkat sehingga persaingan antar negara produsen juga semakin ketat. Perkembangan luas areal kopi di Indonesia berdasarkan data Badan Statistik Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun 2019-2021 diikuti dengan produksi kopi yang juga ikut naik. Kabupaten di jawa timur yang dikenal sebagai sentra kopi terbesar di duduki oleh Bondowoso meskipun memiliki potensi besar dalam produksi kopi, adanya beberapa kendala dalam budidaya kopi yaitu serangan OPT mampu menurunkan kualitas dan kuantitas kopi. Sebaran dan distribusi populasi merupakan strategi penting untuk mengetahui populasi serangga. Pengetahuan tentang pola sebaran hama PBKo berguna untuk menyusun metode penarikan contoh yang akurat untuk kegiatan pemantauan populasi dan kerusakan buah kopi dan membantu penyusunan strategi pengendalian secara efektif dalam jangka panjang. Pengamatan dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Kec. Maesan, Kec. Sumberwringin dan Kec. Binakal, dengan metode peletakan perangkap di 1 petak lokasi pada pohon kopi yang berbuah ketinggian perangkap 100m dari batang utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ina Rotul Fitriyah, Trya Harika, Maya Wenlow Saragih, Anik Khoiriya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













