Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Pemukiman terhadap Kesejahteraan Petani di Kota Serang
Keywords:
Alih Fungsi Lahan, Lahan Pertanian, Pemukiman, Sumber Daya Ekonomi, Kota SerangAbstract
Alih fungsi lahan merupakan suatu proses perubahan lahan dari fungsi semula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman terhadap kesejahteraan para petani di Kota Serang, Provinsi Banten. Sebagai ibu kota provinsi, Kota Serang mengalami laju pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang sangat cepat, sehingga membuat tekanan yang besar pada lahan pertanian. Dengan memakai pendekatan kualitatif, penelitian ini menelusuri berbagai faktor yang mendasari pergeseran fungsi lahan, perubahan dalam kondisi ekonomi para petani, serta dampak yang ditimbulkan terhadap sumber daya ekonomi lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pergeseran fungsi lahan menyebabkan berkurangnya jumlah lahan pertanian yang masih produktif, yang secara langsung berakibat pada penurunan produksi pangan dan penghasilan para petani. Banyak petani yang kehilangan mata pencaharian dan terpaksa beralih ke pekerjaan non-pertanian, seperti tenaga kerja bangunan atau usaha kecil. Situasi ini tidak hanya berdampak pada keadaan ekonomi para petani, tetapi juga mengancam ketahanan pangan daerah, akibat meningkatnya ketergantungan pada pasokan dari luar. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan perencanaan ruang yang lebih ketat, perlindungan terhadap lahan pertanian, serta strategi untuk memberdayakan ekonomi lokal demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat yang terkena dampak.
References
Triansyah, W., Risma, A., & Aswari, A. (2020). Alih Fungsi Lahan Sawah Tanah Redistribusi yang Diberikan Pemerintah. Qawanin Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 1-26.
Tama, R. D., & Priyanti, E. (2022). Efektivitas Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Dalam Upaya Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Pasirkaliki Kabupaten Karawang Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(20), 282-289.
Djamali, R. A., Mangesti, G. H., Putra, D. E., & Suharto, A. (2022). Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kampung SDGS Bangsalsari Kabupaten Jember. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(9), 2493-2502.
Chaireni, R., Agustanto, D., Wahyu, R. A., & Nainggolan, P. (2020). Ketahanan pangan berkelanjutan. Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan, 1(2), 70-79.
BPS. (2022). Statistik Indonesia 2022. Statistik Indonesia 2022, 1101001, 790.
Sari, R. W. S., & Yuliani, E. (2021). Identifikasi dampak alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian untuk perumahan. Jurnal Kajian Ruang, 1(2).
Alinda, S. N., Setiawan, A. Y., & Sudrajat, A. (2021). Alih Fungsi Lahan dari Sawah Menjadi Perumahan di Kampung Gumuruh Desa Nagrak Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. GEOAREA| Jurnal Geografi, 4(2), 55-67.
Winarto, H. P., & Pratama, A. F. (2021). Analisis Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga Petani Berdasarkan Sumber Pendapatan di Kabupaten Malang. Agriekonomika: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 10(1), 42–53.
Haridison, A., et al. (2022). Model Pengembangan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Desa Sampirang I (Satu) Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 7(2), 85–101.
Noviyanti, E. C., et al. (2021). Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten Mimika. Jurnal Kritis (Kebijakan, Riset, dan Inovasi), 5(1), 1–14.
Purwanti, T. (2020). Petani, Lahan dan Pembangunan: Dampak Alih Fungsi Lahan terhadap Kehidupan Ekonomi Petani. Umbara, 3(2), 95.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aliudin, Rudi Hidayat, Naiya Izzatunnisa, Salsabila Analicia, Situmorang, Corrina Viorth Evalin, Aditya Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













