Peran Ekosistem Mangrove dalam Menunjang Ketahanan Lingkungan dan Sosial di Kawasan Pesisir Pantai Karangantu
Keywords:
Ekosistem Mangrove, Ketahanan Lingkuangan, Ketahanan Sosial, Pantai KarangantuAbstract
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menunjang ketahanan lingkungan dan sosial masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Pantai Gope Karangantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi ekosistem hutan mangrove dalam mendukung stabilitas ekosistem pesisir serta ketahanan sosial-ekonomi masyarakat yang bergantung pada sumber daya perairan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Ditemukan bahwa manfaat mangrove lebih besar dirasakan oleh masyarakat daripada nelayan, terutama dalam hal perlindungan lingkungan dan stabilitas kawasan. Namun, perawatan terhadap tanaman mangrove belum optimal karena hanya dilakukan sekali saat penanaman tanpa dukungan lanjutan dari pemerintah atau lembaga lain. Ekosistem mangrove juga memberikan manfaat sebagai habitat alami biota laut seperti ikan gelodok dan kepiting hitam, yang merupakan bagian penting dalam rantai makanan pesisir. Selain itu, vegetasi mangrove berperan dalam menyaring limbah dan menjaga kualitas air tambak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pengelolaan yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat untuk mempertahankan fungsi ekologis dan sosial ekosistem mangrove di wilayah pesisir ini.
References
L. H. Nanlohy and M. Masniar, “Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir,” Abdimas Papua J. Community Serv., vol. 2, no. 1, pp. 1–4, 2020, doi: 10.33506/pjcs.v2i1.804.
M. Mirza, S. Anggoro, and F. Muhammad, “Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Pesisir Tapak Kelurahan Tugurejo, Semarang, Jawa Tengah,” J. Ilmu Lingkung., vol. 20, no. 4, pp. 806–815, 2022, doi: 10.14710/jil.20.4.806-815.
A. M. Akram and H. Hasnidar, “Identifikasi Kerusakan Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Bira Kota Makassar,” J. Indones. Trop. Fish. J. Akuakultur, Teknol. Dan Manaj. Perikan. Tangkap, Ilmu Kelaut., vol. 5, no. 1, pp. 1–11, 2022, doi: 10.33096/joint-fish.v5i1.101.
V. Braun and V. Clarke, “Thematic Analysis Thematic Analysis , p . 2,” APA Handb. Res. methods Psychol., vol. 2, pp. 57–71, 2012.
H. Harrison, M. Birks, R. Franklin, and J. Mills, “Case study research: Foundations and methodological orientations,” Forum Qual. Sozialforsch., vol. 18, no. 1, 2017.
S. J. Gentles, C. Charles, J. Ploeg, and K. Ann McKibbon, “Sampling in qualitative research: Insights from an overview of the methods literature,” Qual. Rep., vol. 20, no. 11, pp. 1772–1789, 2015, doi: 10.46743/2160-3715/2015.2373.
A. Putri, “Analisis potensi dan strategi pengelolaan ekowisata mangrove di Pantai Karangantu, Teluk Banten,” pp. 1–37, 2021,
L. Rodiana, “Kesesuaian Dan Daya Dukung Ekowisata Berbasis Ekologi Mangrove Di Teluk Pangpang, Banyuwangi,” JFMR-Journal Fish. Mar. Res., vol. 3, no. 2, pp. 77–88, 2019, doi: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.10.
H. Handayani, E. Roslinda, and M. S. Anwari, “Economic Value of Mangrove Forest Ecosystem in Unit XXXIII Kubu Raya Forest Management Unit,” J. Ilmu Kehutan., vol. 17, no. 1, pp. 106–117, 2023, doi: 10.22146/jik.v17i1.5085.
E. Damastuti, R. de Groot, A. O. Debrot, and M. J. Silvius, “Effectiveness of community-based mangrove management for biodiversity conservation: A case study from Central Java, Indonesia,” Trees, For. People, vol. 7, no. January, p. 100202, 2022, doi: 10.1016/j.tfp.2022.100202.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aliah Nabila, Aliudin, Azzahra Yusrina Sabilla, Ardelia Nahdah Nurnudiya, Sahla Qolbiyya Zahira, Syapalind Putra Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













