Analisis Penggunaan Limbah Serbuk Granit Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Pada Kuat Tekan Beton

Authors

  • Aditya Maulana Universitas Krisnadwipayana
  • Achmad Pahrul Rodji Universitas Krisnadwipayana
  • Yonas Prima Arga Rumbyarso Universitas Krisnadwipayana

Keywords:

Agregat Halus, Beton Normal, Kuat Tekan Beton, Limbah Serbuk Granit

Abstract

Beton merupakan salah satu material struktur yang banyak digunakan pada konstruksi bangunan, jembatan, jalan, dan sebagainya. Pengembangan material beton terus dilakukan, salah satunya melalui inovasi pemanfaatan limbah industri sebagai bahan substitusi agregat, dengan tujuan meningkatkan mutu beton sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kuat tekan beton dengan memanfaatkan limbah serbuk granit sebagai substitusi sebagian agregat halus sebesar variasi 0%, 9%, dan 13% dengan mutu beton f’c 25 (Mpa) setara k 300. Umur pengujian dilakukan pada 7, 14, dan 28 hari. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode eksperimen di Laboratorium Beton PT. Pionirbeton Industri, Karawang Timur. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton normal tanpa campuran limbah serbuk granit 0% menghasilkan kuat tekan beton sebesar 18,94 Mpa (7 hari), 23,16 Mpa (14 hari),  27,86 Mpa (28 hari). Beton dengan substitusi serbuk granit sebesar 9% menghasilkan kuat tekan beton sebesar 17,93 Mpa (7 hari) , 22,06 Mpa (14 hari), dan 22,23 Mpa (28 hari). Sedangkan pada variasi 13% diperoleh kuat tekan beton sebesar 17,05 Mpa (7 hari), 22,08 Mpa (14 hari), dan 22,69 Mpa (28 hari). Berdasarkan hasil tersebut, kuat tekan pada variasi 9% dan 13% menunjukkan penurunan kekuatan. Kesimpulan dengan penambahan limbah serbuk granit sebagai pengganti sebagian agregat halus mempengaruhi turunnya mutu beton yang direncanakan

References

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan. Jakarta: BSN.

Neville, A. M. (2011). Properties of Concrete (5th ed.). London: Pearson Education Limited

Bayrak, A., & Yilmaz, A. (2014). Use of granite waste as replacement of sand in concrete production. Construction and Building Materials, 37, 20–25.

Ensiklopedia Pelajar dan Umum. (2015). Jakarta: PT Citra Aditya Bakti.

IlmuGeografi.com. (2025). Karakteristik dan Manfaat Batu Granit. Diakses dari https://ilmugeografi.com

Wahyu Hudha Prasetya, Seno Darma Setyawan, & Claudia Stefani Santosa. (2019). Inovasi High Early Strength Concrete Dengan Pemanfaatan Limbah Batu Granit, Cangkang Kerang dan Fly Ash. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil.

Badan Standardisasi Nasional. (1989). SNI-S-04-1989-F: Spesifikasi Bahan Bangunan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1970-2008: Spesifikasi Bahan Tambahan untuk Beton. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 03-1969-2008: Metode pengujian berat jenis dan penyerapan air agregat halus. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-2847-2002: Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.

Mulyono, T. (2004). Teknologi Beton. Yogyakarta: Andi Offset.

Downloads

Published

2025-08-23

How to Cite

Aditya Maulana, Achmad Pahrul Rodji, & Yonas Prima Arga Rumbyarso. (2025). Analisis Penggunaan Limbah Serbuk Granit Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Pada Kuat Tekan Beton. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(1), 109–124. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1529