Determinan Perilaku Kepatuhan Pekerja Seks Komersial Dalam Upaya Pencegahan IMS Dan HIV/AIDS Di Wilayah Kota Administratif Jakarta Barat
Keywords:
Perilaku, Pekerja Seks Komersial, I M, HIV/AIDS, KepatuhanAbstract
Strategi utama untuk mengontrol PMS adalah melalui peningkatan program pencegahan. Studi internasional dan juga penelitian di Indonesia telah menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah akan menghasilkan kehidupan perilaku seksual yang lebih bertanggung jawab dan perilaku seks yang aman.. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian sebanyak 100 orang yang terdiri dari pekerja seks komersial sampel sejumlah 100 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05, observasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Dengan uji statistik chi-square p < 0,05 dan tingkat kemaknaan CI 95%, dan multivariabel dengan regresi logistik. Analisis multivarit menunjukan terdapat hubungan paling bermakna faktor faktor perilaku kepatuhan PSK dalam upaya pencegahan IMS dan HIV/AIDS yaitu tindakan dengan OR 16,3 dan (95% CI 3.68 – 72.8) pengetahuan dengan perilaku pencegahan nilai OR 14,4 (95% CI 3,4-59,6), pendidikan dengan OR 8,4 (95% CI 1,8 – 39,4). Untuk meningkatkan kepatuhan pada PSK di sejumlah tempat hiburan malam, spa dan panti pijat di wilayah Jakarta Barat, diperlukan dukungan dari instansi-instansi kesehatan seperti dinas kesehatan, puskesmas danklinik swasta yang terintegrasi SIHA khususnya pada ketepatan jadwal IMS dan VCT, selain itu meningkatkan dan mengawasi terus penggunaan pengaman / kondom ketika melakukan transaksi seksual. Sosialisasi kepada masyarakat maupun kepada kelompok resiko tentang pentingnya melakukan tes IMS dan VCT sebagai deteksi awal penyakit menular seksual dan HIV/AIDS.
References
Kemenkes,RI. (2017). Pedoman dan Standar Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan nasional. Jakarta.
Sunyoto, Suyanto 2011. Analisis regresi untuk uji hipotesis, Yogyakarta. Caps UNAIDS : Global HIV & AIDS statistics-2021 Fact Sheet
World Health Organization. HIV/AIDS [Internet]. World Health Organization. 2022. Available from: https://www.who.int/healthtopics/hiv-aids#tab=tab_1
Yuliza, W. T., Hardisman, H., & Nursal, D. G. A. (2019). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Wanita Pekerja Seksual di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(2), 376-384.
Utami, DS. dkk., 2020. Pedoman Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Pada Masa Pandemi Covid- 19. Edisi ke-1, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Notoatmojo S. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta; 2011. Ogden, J. 1996, Health psychology : a text book. Buckingham. Philadelphia : Open University Press
Notoatmodjo, S .2005. Promosi Kesehatan teori dan aplikasinya.Jakarta: Rineka Cipta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dian Hariani Salamena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













