Analisis Kinerja Simpang Empat Bersinyal Pasar Kersana Di Kabupaten Brebes Untuk Meningkatkan Kinerja Simpang

Authors

  • Khaerul Muaziz Universitas Krisnadwipayana
  • Sukadi Universitas Krisnadwipayana
  • Bermando Mangatur Siagian Universitas Krisnadwipayana

Keywords:

Simpang Bersinyal, Kapasitas, Derajat Kejenuhan

Abstract

Persimpangan merupakan salah satu elemen krusial dalam sistem transportasi yang memerlukan perhatian khusus untuk mengelola dan melancarkan arus lalu lintas di kawasan perkotaan. Simpang empat Pasar Kersana di Kabupaten Brebes dikenal memiliki volume lalu lintas yang sangat padat, menjadi salah satu titik kemacetan utama. Penelitian ini berfokus pada analisis kinerja simpang tersebut dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kondisi kinerja simpang saat ini, mengidentifikasi solusi alternatif untuk mengatasi kemacetan, dan mengevaluasi perkiraan kinerja simpang setelah implementasi solusi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, simpang empat Pasar Kersana mencapai nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 6,663 kendaraan pada jam puncak pagi hari, Rabu, 11 Juni 2025. Kondisi ini mengakibatkan tundaan rata-rata simpang sebesar 77,11 det/smp, yang mengindikasikan tingkat pelayanan 'F' atau sangat buruk. Berdasarkan temuan ini, solusi alternatif terbaik yang diusulkan adalah pelebaran semua pendekat sebesar 2 meter dan perubahan pengaturan sinyal dari tiga fase menjadi dua fase. Implementasi dari solusi ini diperkirakan dapat meningkatkan tingkat pelayanan simpang menjadi kategori 'B' atau baik, dengan nilai tundaan rata-rata sebesar 34,3 det/smp.

References

Putra, D., H. (2021). Evaluasi simpang tiga bersinyal Jalan MT. Haryono – Jalan Gajayana Kota Malang. Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Nindita, F. A. (2020). Analisis kinerja simpang bersinyal menggunakan sofware vissim (Studi kausu:Simpang Ngabean Yogyakarta). Tugas Akhir. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Vuchic, R. V. (2007). Urban Transit Systems and Technology. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Pemerintah Indonesia. (2009). Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Jakarta: Indonesia, Pemerintah Pusat

Ramzy, M., Rahardjo, B., & Supriyanto, B. (2024). Analisis Kinerja Simpang Bersinyal di Kota Malang Menggunakan PKJI 2023 (Studi Kasus: Simpang Dieng Malang). Jurnal Inovasi Teknologi Dan Edukasi Teknik, 4(7), 4. https://doi.org/10.17977/um068.v4.i7.2024.4

Nurokhan, Wahyu, 2019, “Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Jalan Raya Pasar Patikraja”, Bachelor thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Misdalena, F. (2019). Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal Simpang Jakabaring Menggunakan Program Microsimulator VISSIM 8.00. Jurnal Desiminasi Teknologi, 7, 35-41.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga

Supriyadi, A. (2021). Evaluasi kinerja simpang tiga bersinyal pada Jalan Raya S. Supriadi – Jalan Raya Janti Barat Kota Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Amal, A., S. (2022). Evaluasi kinerja simpang empat bersinyal di Kota Malang. Jurnal ilmiah Universitas Batanghari Jambi. Jambi: Universitas Batanghari Jambi

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

Khaerul Muaziz, Sukadi, & Bermando Mangatur Siagian. (2025). Analisis Kinerja Simpang Empat Bersinyal Pasar Kersana Di Kabupaten Brebes Untuk Meningkatkan Kinerja Simpang. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(2), 177–187. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1568