Strategi Komunikasi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dalam Menyikapi Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Di Berbagai Daerah

Authors

  • Aden Aulia Rahma Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Selly Ranto Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Diny Dewi Febrianti Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Muzahid Akbar Hayat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Keywords:

BGN, MBG, Komunikasi Krisis

Abstract

Di Indonesia, pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga negara yang fokus pada pemenuhan gizi menegaskan komitmen pemerintah untuk mengelola program makan bergizi secara terpusat dan sistematis. Belakangan ini, terjadi beberapa insiden keracunan massal yang terkait dengan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menimbulkan korban puluhan hingga ratusan siswa di beberapa daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pimpinan BGN dalam menyikapi kasus keracunan MBG di berbagai daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Strategi komunikasi yang diterapkan oleh pimpinan BGN dalam menyikapi kasus keracunan produk MBG di berbagai daerah menunjukkan pola komunikasi krisis yang cukup terstruktur. BGN menggunakan pendekatan respons cepat, klarifikasi terbuka kepada publik, serta penyampaian informasi berbasis data laboratorium sebagai landasan penyampaian pesan. Selain itu, BGN secara aktif memanfaatkan media massa nasional sebagai saluran utama penyebaran informasi, sehingga pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat luas dalam waktu singkat. Praktik ini menunjukkan bahwa BGN secara konsisten menempatkan transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi lintas lembaga sebagai inti dari strategi komunikasinya.

References

Effendy, O. U. (2011). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. PT Remaja Rosdakarya

Coombs, W. T. (2007). Protecting organization reputations during a crisis: The development and application of situational crisis communication theory. Corporate Reputation Review, 10(3), 163–176.

Benoit, W. L. (1997). Image repair discourse and crisis communication. Public Relations Review, 23(2), 177–186. https://doi.org/10.1016/S0363-8111(97)90023-0

Ardianto, E. (2019). Komunikasi massa: Suatu pengantar. Simbiosa Rekatama Media.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

M. R. Black et al., “Maternal and child undernutrition and overweight in low-income settings,” The Lancet, vol. 395, no. 10217, pp. 75–88, 2020, doi: 10.1016/S0140-6736(19)32486-0.

A. Havelaar et al., “Global burden of foodborne diseases in children,” PLoS Medicine, vol. 18, no. 5, pp. e1003664, 2021, doi: 10.1371/journal.pmed.1003664.

S. Soon, A. Singh, and M. Baines, “Foodborne diseases and food safety risk communication,” Journal of Food Safety, vol. 40, no. 3, pp. e12728, 2020, doi: 10.1111/jfs.12728.

A. Nugroho and L. Pramesti, “Institutional governance of national nutrition programs in Indonesia,” Journal of Public Health Research, vol. 11, no. 2, pp. 227990362211013, 2022, doi: 10.1177/22799036221101345.

T. Gillespie and H. van den Bold, “Nutrition governance and accountability,” Food Policy, vol. 91, pp. 101825, 2020, doi: 10.1016/j.foodpol.2020.101825.

R. Kurniawan et al., “Food poisoning outbreaks in Indonesian school feeding programs,” BMC Public Health, vol. 23, no. 1, pp. 1184, 2023, doi: 10.1186/s12889-023-15841-7.

A. Widjaja and D. Sari, “Risk management failures in mass catering systems,” International Journal of Environmental Health Research, vol. 31, no. 5, pp. 612–625, 2021, doi: 10.1080/09603123.2020.1783014.

B. Fischhoff, “The sciences of science communication,” Proceedings of the National Academy of Sciences, vol. 110, no. 3, pp. 14033–14039, 2020, doi: 10.1073/pnas.1312080110.

T. L. Coombs and S. J. Holladay, “Public sector crisis communication and leadership,” Public Relations Review, vol. 48, no. 1, pp. 102133, 2022, doi: 10.1016/j.pubrev.2021.102133.

J. Grace, R. Mahmudiono, and S. Rachmah, “Food safety challenges in school feeding programs in low- and middle-income countries,” Food Control, vol. 134, pp. 108690, 2022, doi: 10.1016/j.foodcont.2021.108690.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Aden Aulia Rahma, Selly Ranto, Diny Dewi Febrianti, & Muzahid Akbar Hayat. (2025). Strategi Komunikasi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dalam Menyikapi Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Di Berbagai Daerah. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(5), 564–571. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1778