Analisis Penjadwalan Proyek Pembuatan Grab Bucket Ship Unloader Menggunakan Metode CPM ( Studi Kasus : PT.PLN ( Persero ) Pusharlis UP2W VI Surabaya )
Keywords:
Critical Path Method, Network Planning, Manajemen ProyekAbstract
- PLN ( Persero ) Pusharlis merupakan salah satu unit PT PLN ( Persero ) bidang industri manufacktur bertugas untuk memproduksi ataupun repair peralatan ketenagalistrikan, komponen yang sering diproduksi adalah part pembangkit seluruh Indonesia. Produk unggulan PLN Pusharlis UP2W VI Surabaya adalah part PLTU Bernama Grab Bucket Ship Unloader. Banyaknya komponen dalam satu assembly serta variasi pekerjaan yang tinggi menyebabkan kurang optimalnya proses produksi agar mencapai waktu kerja yang telah ditentukan. Penggunaan metode Critical Path Method atau CPM diharapkan dapat mengoptimalkan perencanaan dan pengawasan suatu proyek yang dapat digambarkan dalam Diagram Network dan memudahkan pekerja dalam pengendalian waktu proyek.
References
Sarasi, V., & Chaerudin, I. (2021). Manajemen Proyek Ekselen. Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani.
Wulan, E. R. (2019). Manajemen Proyek dengan PERT atau CPM. Bandung: Bitread Publishing.
Ruslan, W. (2019). Manajemen Proyek Jaringan. Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
ORR, A. D. (2018). Manajemen Proyek Lanjutan. Jakarta Barat: Permata Puri Media.
Suryanto, A., & Nugroho, A. (2021). Manajemen Proyek Teknologi Informasi.Yogyakarta: CV Budi Utama.
Komputer, W. (2021). Proyek Kontruksi dengan Microsoft Project. Yogyakarta: Andi.
Rachim, E. A. (2021). Manajemen Produksi. Jakata: PT Perca.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Gladis Putri, Hery Murnawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













