Analisis Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini Melalui Stimulasi Permainan Tradisional Di Tk Kartini Srikaton Kecamatan Jaken

Authors

  • Hindun Luthfiah Universitas PGRI Semarang
  • Muniroh Munawar Universitas PGRI Semarang
  • Dwi Prasetiyawati Universitas PGRI Semarang

Keywords:

Kerja Sama, Permainan Tradisional, Anak Usia Dini

Abstract

Kemampuan kerja sama merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial anak usia dini yang perlu distimulasi sejak dini. Namun pada praktiknya masih ditemukan anak yang belum mampu bekerja sama secara optimal dalam kegiatan kelompok. Salah satu stimulasi yang dapat digunakan adalah permainan tradisional karena menuntut anak untuk berinteraksi, berkomunikasi, serta mengikuti aturan bersama teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kerja sama anak usia dini melalui stimulasi permainan tradisional di TK Kartini Desa Srikaton Kecamatan Jaken. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 10 anak usia 5–6 tahun (kelompok B). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional seperti bakiak, boy-boyan, dan ular naga mampu menstimulasi kemampuan kerja sama anak. Anak menunjukkan perubahan perilaku, seperti meningkatnya keterlibatan dalam kegiatan kelompok, kemampuan menyesuaikan diri dengan teman sebaya, serta sikap saling membantu selama kegiatan bermain berlangsung. Dari sepuluh anak yang diteliti, sembilan anak menunjukkan perkembangan kemampuan kerja sama yang baik, sedangkan satu anak masih memerlukan pendampingan lebih lanjut dari guru.

References

A. A. U. Fauziah, S. S. Rizal, and S. Millah, “Peningkatan kemampuan kerjasama anak melalui permainan tradisional Gobak Sodor,” Tarb. al-Aulad, vol. 4, no. 2, pp. 61–82, 2019, [Online]. Available: http://riset-iaid.net/index.php/TA

A. R. QJ Aqobah, M Ali, G Decheline, “Penanaman Perilaku Kerjasama Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisonal,” Untirta, vol. 5 (2), no. 2, pp. 134–142, 2020.

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2017.

J. Miles, Mattew B.; Huberman, A. Michael; Saldana, Qualitative Data Analysis : A Methods, 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2014.

J. W. Santrock, Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup). Jakarta: Erlangga, 2011.

R. R. Darmawanti and A. Oktaviana, “Implementasi Permainan Tradisional Bentengan Dalam Mengembangkan Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini,” Kumara Cendekia, vol. 12, no. 4, p. 381, 2025, doi: 10.20961/kc.v12i4.75217.

S. A. Rachman and S. Mujtahidin, “Analisis Permainan Bakiak Terhadap Kemampuan Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun,” J. Ilm. Glob. Educ., vol. 4, no. 1, pp. 296–300, 2023, doi: 10.55681/jige.v4i1.589.

D. Aulia and S. Sudaryanti, “Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 4, pp. 4565–4574, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i4.4056.

V. V. Surni, A. Pawitri, and A. Syaikhu, “Upaya meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini melalui permainan tradisional tarik tambang,” Pros. Semin. Nas. Pendidik. STKIP Kusuma Negara III SEMNARA, pp. 108–113, 2022.

D. Trismahwati and N. I. Sari, “Identifikasi Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional,” Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, pp. 1–20, 2020.

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Hindun Luthfiah, Muniroh Munawar, & Dwi Prasetiyawati. (2026). Analisis Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini Melalui Stimulasi Permainan Tradisional Di Tk Kartini Srikaton Kecamatan Jaken. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(6), 719–723. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1835