Meningkatkan Rasa Percaya Diri Pada Siswa Kelas IX A SMP Negeri 1 Pasangkayu Mata Pelajaran Bimbingan Konseling Melalui Teknik Sosiodrama

Authors

  • Fitriani Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pasangkayu

Keywords:

Rasa Percaya Diri, Teknik Sosiodrama

Abstract

Kepercayaan diri merupakan faktor penting dalam membantu siswa mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal. Rendahnya tingkat kepercayaan diri dapat menjadi hambatan bagi siswa dalam mencapai prestasi belajar. Oleh karena itu, guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran dan tanggung jawab untuk memberikan pendampingan kepada siswa yang menunjukkan kurangnya rasa percaya diri, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merancang upaya pemecahan masalah guna meningkatkan kepercayaan diri siswa agar mereka mampu meraih prestasi yang lebih baik. Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti melaksanakan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik sosiodrama pada siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Pasangkayu Tahun Ajaran 2021/2022 yang dalam kesehariannya menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang rendah. Layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama merupakan proses interaksi antarindividu yang melibatkan seorang konselor dan beberapa anggota kelompok untuk mengeksplorasi pengalaman diri serta situasi yang dihadapi, dengan tujuan mengubah sikap dan perilaku siswa, khususnya dalam meningkatkan rasa percaya diri.Pelaksanaan layanan ini dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, siswa diberikan kesempatan untuk membahas berbagai permasalahan yang mereka alami melalui topik bebas. Selanjutnya, pada siklus kedua, kegiatan konseling difokuskan pada topik tugas yang telah dirancang dan ditetapkan sebelumnya

References

Hakim, T. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.

Prayitno. (2012). Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. Padang: Universitas Negeri Padang Press.

Sarastika, P. (2014). Buku Pintar Tampil Percaya Diri. Yogyakarta: Araska.

Luster, R. (2005). Human Development. New York: McGraw-Hill.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Swallow, J. (2006). Helping Children with Shyness and Low Confidence. London: Continuum.

Corey, G. (2013). Theory and Practice of Group Counseling. Belmont: Brooks/Cole.

Harper, R. A. (2010). Group Counseling: Strategies and Skills. Boston: Allyn & Bacon.

Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2013). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Hopkins, D. (2011). A Teacher’s Guide to Classroom Research. Buckingham: Open University Press.

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Riduwan. (2015). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Fitriani. (2026). Meningkatkan Rasa Percaya Diri Pada Siswa Kelas IX A SMP Negeri 1 Pasangkayu Mata Pelajaran Bimbingan Konseling Melalui Teknik Sosiodrama. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(7), 978–986. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1912