Prediction on the Future Condition of Betawi Language

Authors

  • Iskandarsyah Siregar Universitas Nasional

Keywords:

Betawi, Language, future, condition, prediction

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi masa depan bahasa Betawi, faktor-faktor yang dapat membahayakannya, dan solusi untuk mempertahankan keberadaannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiolinguistik, dan teori pendukungnya adalah sosiologi budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuali kuantitatif, atau pendekatan metode campuran. Langkah penelitian ini menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya: kualitatif dan kuantitatif. Metode ini digunakan untuk memperoleh hasil yang lebih lengkap, valid, reliabel, dan objektif serta untuk mendeskripsikan data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui observasi pernyataan subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dan kuesioner. Hasil yang diperoleh adalah perhitungan penggunaan bahasa Betawi saat ini untuk menentukan vitalitas bahasa di masa depan. Observasi adalah teknik pengumpulan data yang melibatkan pencatatan kondisi atau perilaku subjek. Teknik kuesioner (kuesioner) adalah daftar pertanyaan tentang masalah atau area yang sedang diteliti. Hasil yang diperoleh adalah perhitungan penggunaan bahasa Betawi saat ini untuk menentukan vitalitas bahasa di masa depan. Observasi adalah teknik pengumpulan data yang melibatkan pencatatan kondisi atau perilaku subjek. Teknik kuesioner (questionnaire) adalah daftar pertanyaan tentang masalah atau area yang sedang diteliti. Hasil yang diperoleh adalah perhitungan penggunaan bahasa Betawi saat ini untuk menentukan vitalitas bahasa tersebut di masa depan.

References

Dita Kurniasari. (2022). Variety of Qualitative vs Quantitative Descriptive Data Analysis Techniques. Dqlab. Id. https://dqlab.id/ragam-teknik-analysis-data-descriptivekualitatif-vs-kuantitatif#:~:text=1.-,What is Descriptive Analysis %3F, a form that is easier to understand.

Effendi, D. and, & Wahidy, A. (2019). The Reality of Language Against Culture as Strengthening Educational Literacy. Proceedings of the National Seminar on Postgraduate Program Education PGRI Palembang University, 161–168.

Zahran, AM (2022). Get to know Cultural Sociology. https://www.kompasiana.com/ariqmaulana6193/6222f168bb4486297e579714/mengenal-sociology-budaya

Abdurrahman, A. (2011). Sociolinguistics: Theories, Roles, and Their Functions in the Study of Literary Language. LiNGUA: Journal of Language and Literature, 3(1), 18–37. https://doi.org/10.18860/ling.v3i1.571

Sintia Apriyani. (2017). Maintenance of Betawi Language in Communities in the Kampung Sumur area, Sintia Apriyani 2125130449.

Simanjuntak, R. (2020). Status Bahasa Daerah di Indonesia dan Upaya Pelestariannya. Jurnal Linguistika Nusantara, 12(2), 145–158.

Smith, A., & Dalton, M. (2021). Global Linguistic Diversity and Endangered Languages. Linguistic Studies Review, 9(1), 33–47.

Crystal, D. (2019). Language Death and Preservation in the Modern Era. Cambridge University Press.

Hidayat, A. (2022). Urbanisation and Language Shift Among Betawi Communities in Jakarta. Indonesian Journal of Sociolinguistics, 4(1), 20–35.

Jones, C., & Arka, I. W. (2020). Community Roles in Revitalising Endangered Austronesian Languages. Oceanic Linguistics, 59(2), 322–345.

Yanti, M., & Tadmor, U. (2021). Digital Documentation as a Tool for Preserving Minority Languages in Indonesia. Journal of Asian Linguistics, 6(3), 87–104

Downloads

Published

2026-03-26

How to Cite

Iskandarsyah Siregar. (2026). Prediction on the Future Condition of Betawi Language. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(8), 1263–1271. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/2006