Analisis Pengaruh Intensitas Sinar Matahari dan Kelembapan terhadap Perubahan Debit Air Bendungan Karangkates Berdasarkan Data Bulanan
Keywords:
Debit Air, Radiasi Matahari, Kelembaban Udara, Regresi Linier Berganda, Variabel IklimAbstract
Debit air merupakan indikator penting dalam pengelolaan sumber daya air, dan dipengaruhi oleh faktor meteorologi yang bervariasi dari waktu ke waktu. Data yang digunakan meliputi data debit air harian, intensitas radiasi matahari, dan kelembaban udara yang diperoleh dari Stasiun Geofisika Malang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia dan badan pengelola bendungan Jasa Tirta. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menentukan kontribusi masing-masing variabel iklim terhadap perubahan debit air. Hasil analisis menunjukkan bahwa radiasi matahari dan kelembaban udara memiliki pengaruh signifikan terhadap debit air, baik secara parsial maupun simultan. Koefisien determinasi (R²) menunjukkan tingkat kesesuaian model yang cukup baik, yang mengindikasikan bahwa variasi debit air dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa radiasi matahari dan kelembaban udara perlu dipertimbangkan dalam perencanaan dan pengelolaan operasional bendungan, terutama dalam menghadapi dinamika iklim yang semakin tidak pasti. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel iklim, yaitu radiasi matahari dan kelembaban udara, terhadap debit air di Bendungan Karangkates selama tahun 2024.
References
B. Fitrianingsih and L. Hurriati, “Pengembangan potensi Bendungan Pandan Duri sebagai objek wisata di Desa Suwangi Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur,” Prosiding Seminar Nasional, pp. 77–84, 2024.
R. Lovina, W. Wahyudin, and A. D. Syakti, “Perubahan tutupan lahan dan pengaruhnya terhadap Waduk Sungai Pulai di Kota Tanjungpinang,” Jurnal Akuatiklestari, vol. 9, no. 1, pp. 49–59, 2025, doi: 10.31629/akuatiklestari.v9i1.7163.
M. D. Religi, N. N. Z. Cholidah, R. R. A. Sari, V. Azizah, F. Masitoh, and F. S. Yuliano, “Analisis evapotranspirasi pada Waduk Bening di SubDAS Brantas,” Geomedia, vol. 21, no. 1, pp. 10–18, 2023.
I. T. N. H. Ullum, A. Fitria, and W. Widodo, “Variasi hasil analisis data hasil El Niño-Southern Oscillation (ENSO) terhadap iklim global,” JSN: Jurnal Sains Natural, vol. 2, no. 2, pp. 40–47, 2024, doi: 10.35746/jsn.v2i2.528.
Z. O. Priani, H. Batih, and S. Abduh, “Pengaruh suhu dan durasi penyinaran panel surya terhadap efisiensi energi panel surya: Studi kasus PLTS Institut Teknologi PLN,” Integrated Perspectives on Social Sciences Journal, vol. 2, no. 3, p. 5201, 2025.
A. M. Fadli, A. A. Daulay, B. M. Muhammad, S. A. Mulya, S. Juwita, and T. F. Sakira, “Menilik manfaat ekonomi dan dampak sosial infrastruktur: Studi pada proyek Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek,” Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, vol. 6, pp. 48–64, 2025.
R. A. Ma’rifat and I M. Suraharta, “Fluktuasi kelembaban udara dapat memengaruhi proses kondensasi dan pembentukan awan, vol. 2, pp. 306–312, 2024.
S. S. Murdiagatma, “Pengaruh perubahan iklim pada konstruksi bendungan: Review artikel,” Jurnal Teknik Sipil, vol. 21, no. 1, pp. 128–143, 2025, doi: 10.28932/jts.v21i1.8009.
R. Alamsyach, D. Mugisidi, A. Oktavian, and O. Heriyani, “Laju penguapan pada forced flow solar still,” Jurnal Mesin Nusantara, vol. 7, no. 2, pp. 255–268, 2024, doi: 10.29407/jmn.v7i2.22887.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dana Ristanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













