Perancangan Media Kampanye Sosial Konservasi Penyu Pantai Pangumbahan Ujung Genteng Sukabumi
Keywords:
Penyu, Pantai Pangumbahan, Konservasi Penyu, Kampanye Sosial, Aksi SosialAbstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman jenis satwa tertinggi di dunia dengan tingkat kepunahan yang cukup tinggi. Penyu adalah bagian dari keanekaragaman hayati langka di Indonesia. Penyu (Sea Turtle) termasuk dalam kategori hewan yang dilindungi di seluruh dunia yang disinyalir terancam punah (Red List of Threatened Species), sehingga diperlukan langkah serius untuk melindungi hewan Penyu termasuk yang ada di Indonesia melalui suatu balai perlindungan dan penangkaran Penyu yaitu Konservasi Penyu. Konservasi Penyu sangat penting dalam hal menjaga keanekaragaman hayati alami di lautan. Sayangnya Penyu menghadapi banyak ancaman di alam liar. Ancaman tersebut meliputi hilangnya habitat, penangkapan baik sengaja maupun tidak sengaja, perdagangan Penyu peliharaan maupun konsumsi hewan Penyu oleh masyarakat tertentu. Sebagian besar spesies Penyu memiliki tingkat reproduksi yang rendah, dan hilangnya beberapa jenis ekor Penyu saja dapat berdampak drastis pada keseimbangan populasi secara keseluruhan, sehingga upaya konservasi menjadi sangat penting. Salah satu daerah konservasi Penyu di Indonesia terdapat di Pantai Pangumbahan, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, provinsi Jawa Barat. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sukabumi sebagai pihak pengelola konservasi Penyu Pantai Pangumbahan bersama dengan komunitas Kelompok Masyarakat Konservasi Penyu (KMKP) Pantai Pangumbahan mengadakan aksi kampanye sosial yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga, melindungi dan melestarikan hewan Penyu Pantai Pangumbahan dari ancaman kepunahan
References
Ario, R., Wibowo, E., Pratikto, I., & Fajar, S. (2016). Pelestarian Habitat Penyu dari Ancaman Kepunahan di Turtle Conservation And Education Center (TCEC), Bali. Jurnal Kelautan Tropis, 19(1): 360-366.
Sugiyono, (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.
Ahyar, H., Maret, U. S., Andriani, H,, Sukmana, D.J., March, U.G., Hardani, S.Pd., M.S., Nur Hikmatul Auliya, G.C.B., Helmira Andriani, M.S., Fardani, R.A., Yustiawati, J., Utami, E.F., Sukmana, D.J., & Istiqomah, R.R. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Issue March).
A., Morrison M, dkk. (2017). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana.
A. S. W. Retraubun, M. M. Kamal, and S. H. Nur, "Karakteristik Biofisik Habitat Peneluran Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Pantai Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi," Jurnal Biologi Kelautan, vol. 14, no. 2, pp. 112-121, 2021. DOI: 10.14710/jkt.v14i2.10234
H. S. Siregar, I. Setyobudiandi, and S. Sulistiong, "Preferensi Karakteristik Fisik Pantai terhadap Intensitas Pendaratan Penyu Hijau (Chelonia mydas) di Suaka Margasatwa Cikepuh dan Pantai Pangumbahan, Sukabumi," Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, vol. 12, no. 3, pp. 785-798, 2020. DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32415
M. R. Cordova and D. Hinayah, "Ancaman Sampah Laut (Marine Debris) dan Aktivitas Antropogenik terhadap Keberlanjutan Kawasan Konservasi Penyu Pangumbahan, Jawa Barat," Jurnal Lingkungan Lingkungan Laut, vol. 8, no. 1, pp. 45-56, 2022. DOI: 10.15578/jkn.v8i1.11045
D. P. Wijaya, T. G. Indah, and A. Fahrudin, "Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi Penyu di Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark," Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, vol. 13, no. 2, pp. 204-215, 2023. DOI: 10.29244/jpsl.13.2.204-215
N. K. Prasetyo, M. S. Maarif, and E. I. Wisnubroto, "Model Pengelolaan Kolaboratif dan Kampanye Edukasi Publik dalam Pelestarian Penyu Hijau di Pantai Pangumbahan," Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, vol. 21, no. 1, pp. 89-102, 2024. DOI: 10.20886/jakk.2024.21.1.89-102
Hamidi, Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Praktis Pembuatan Proposal dan Laporan Penelitian. Malang: UMM Press, 2010.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dimas Firmansyah, Karna Mustaqim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













