Salisbury Cathedral Sebagai Inspirasi Busana Avant-Garde Menggunakan Turned Edge Applique Dan Double Edged Ruffles

Authors

  • Marlina Seviana Universitas Negeri Surabaya
  • Yuhri Inang Prihatina Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Busana avant-garde, Salisbury Cathedral, Turned Edge Applique, Double Edged Ruffles, Double Diamond

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penciptaan busana avant-garde yang terinspirasi dari arsitektur Salisbury Cathedral melalui penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver. Tahap Discover dilakukan melalui eksplorasi karakter arsitektur Salisbury Cathedral, khususnya struktur bangunan, karakter vertikal, dan elemen jendela gothic. Tahap Define meliputi perumusan konsep desain, penentuan siluet, serta pemilihan teknik dan material yang divisualisasikan dalam moodboard. Tahap Develop mencakup pengembangan desain dan penerapan teknik manipulasi tekstil turned edge applique dan double edged ruffles. Tahap Deliver merupakan tahap perwujudan busana akhir dan evaluasi hasil oleh ahli. Penilaian dilakukan oleh tiga orang ahli menggunakan lembar observasi berdasarkan aspek kreativitas dan orisinalitas, penerapan teknik, kombinasi teknik, serta hasil jadi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,93 dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles mampu mendukung penciptaan busana avant-garde yang kuat secara visual, struktural, dan konseptual, serta efektif merepresentasikan karakter arsitektur Salisbury Cathedral sebagai sumber ide

References

C. Evans, Fashion at the Edge: Spectacle, Modernity and Deathliness. New Haven, CT, USA: Yale University Press, 2020.

Wesnina and R. Purnama, Estetika pada Desain Busana. Purbalingga, Indonesia: Eureka Media Aksara, 2025.

N. F. A. Wahab, "Using fabric manipulation as an important aspect of zero-waste fashion: Implementing fashion sustainability," International Journal of Sustainable Fashion, vol. 5, no. 1, pp. 45–58, 2022.

T. Tatton-Brown and J. M. Crook, Salisbury Cathedral: The Making of a Medieval Masterpiece. London, UK: Scala Publishers, 2015.

P. Murray, Gothic Architecture: Symbolism and Structure. Oxford, UK: Oxford University Press, 2019.

J. Seward, "Exploring turned-edge appliqué for structural fashion design," Journal of Textile Techniques and Innovations, vol. 8, no. 2, pp. 89–102, 2021.

A. Haq and A. A. Fattahul Qullub, "Penerapan fabric manipulation teknik spiral dan draping pada busana pesta malam gala dengan hiasan payet," Garina: Jurnal Seni dan Desain, vol. 15, no. 2, pp. 116–131, 2023.

T. S. Altunöz and Y. Şahin, "The appliqué technique in contemporary textile art," Yedi: Journal of Art, Design and Science, no. 29, pp. 129–146, 2023.

I. Indarti, "Metode Double Diamond dalam proses desain," Jurnal Desain Produk, vol. 7, no. 3, pp. 201–212, 2020.

R. Hidayat, "Simbolisme warna dalam desain busana," Jurnal Mode & Estetika, vol. 5, no. 2, pp. 45–52, 2019.

R. Oktaviani, "Penerapan ruffles sebagai manipulating fabric pada busana pesta," Jurnal Teknobuga, vol. 9, no. 1, pp. 1–10, 2021.

P. M. Rath and J. Stewart, "Fashion, form, and experimental silhouette," Fashion Practice, vol. 13, no. 3, pp. 315–330, 2021.

S. Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2010.

A. Zainal, Evaluasi Pembelajaran. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya, 2011.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.

Published

2026-06-29

How to Cite

Marlina Seviana, & Yuhri Inang Prihatina. (2026). Salisbury Cathedral Sebagai Inspirasi Busana Avant-Garde Menggunakan Turned Edge Applique Dan Double Edged Ruffles. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(11), 1854–1864. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/2186