Potensi Kota Surabaya Sebagai Destinasi Wisata Mice

Authors

  • Shafira Yasmin Universitas Airlangga
  • Jessica Cengriani Universitas Airlangga
  • Mochammad Reizza Al Ariyah 1Universitas Airlangga

Keywords:

Surabaya, Destinasi MICE, Potensi Industri MICE, Event, Pariwisata

Abstract

Dalam era globalisasi dan perkembangan industri pariwisata yang pesat, destinasi wisata MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) telah menjadi fokus utama bagi kota-kota yang berupaya memperluas basis ekonomi mereka. Sebagai pusat ekonomi di wilayah Jawa Timur yang juga merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya memiliki sejarah dan keberagaman budaya yang kaya, serta infrastuktur kota yang maju dengan fasilitas yang cukup lengkap dapat menjadi potensi untuk pengembangan destinasi wisata MICE. Masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini, Meskipun Surabaya memiliki beberapa aspek yang sudah mendukung keberlangsungan industrI MICE, namun ada beberapa faktor yang perlu ditingkatkan lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendalami dan mengidentifikasi potensi Kota Surabaya sebagai destinasi wisata MICE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian yang berfungsi untuk meneliti kondisi alamiah objek, peneliti menjadi kunci utama pada penelitian. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil observasi yang dilengkapi dengan dokumentasi serta kajian teori yang bersumber dari buku dan penelitian ilmiah sebelumnya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa untuk mengetahui apakah Surabaya sudah memenuhi kriteria dari karakteristik detinasi MICE adalah dengan fokus pada keunggulan dan hambatan yang mungkin dihadapi serta menganalisisnya dari aspek 4A (Atraksi, Aksesibiltas, Amenitas, dan Ancillary). Surabaya memiliki kekuatan terbesar dari segi fasilitas, aksesibiltas, dan atraksi yang beragam. Sedangkan kekurangannya terletak pada SDM yang belum memiliki sertifikasi serta venue yang mayoritasnya belum berkapasitas besar.

References

R [1] Afifah, “Pengaruh Globalisasi Terhadap Industri Pariwisata Lokal: Wisata MICE di Surabaya 2008-2011,” 2012.

B. Sunaryo, “Kebijakan Pembangunan Destinasi Wisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia,” Gava Media, Yogyakarta, 2013.

Y. Anshori dan D. G. Satrya, “Sparkling Surabaya: Pariwisata Dengan Huruf L,” Bayumedia, Malang, 2008.

Sugiyono, “Memmahami Penelitian Kualitatif,” CV. Alfabeta, Bandung, 2005.

A. K. Bhatia, "Manajemen Pariwisata Internasional," Sterling Publishers, Pvt, Ltd, New Delhi, 2006.

I. P. Gelgel, “Industri Pariwisata Indonesia dalam Globalisasi Perdagangan Jasa (GATS-WTO),” Refika Aditama, Bandung, 2006.

M. L. Weirich, "Manajemen Rapat dan Konvensi," Delmar Publishers Inc., New York, 1992.

K. K. H. Tan dan C. M. L. Kusumo, "Pariwisata Arsitektur Modern di Singapura," Jurnal Internasional Kota Pariwisata, vol. 8, tidak. 1, hal. 30-52, 2022.

D. Karina, “Potensi Pengembangan Kota Pekanbaru sebagai Destinasi MICE,” Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, 2019.

B. M. Kolb, "Pemasaran Pariwisata untuk Kota dan Kota: Menggunakan Branding dan Acara untuk Menarik Wisatawan," Elvezier, Inc., AS, 2006.

U. Indrianawati dan A. Rahman, “The Strategic Development of Tourism in East Java,” Prosiding Konferensi ICBMR ke-4, Bali, 2009.

F. D. A. Harahap dan R. R. Nurika, “Efektivitas City Branding ‘Sparkling Surabaya’ Pemerintah Kota Surabaya Dalam Menarik Wisatawan Mancanegara,” Jurnal SIYAR, vol. 2, tidak. 2, hal.190-212, 2022.

B. D. Yudhana and R. I. Aji, "Perbandingan Konten Instagram Disbudporaparsby dan Roeang Jenama Pada Gelaran Piala Dunia U-17 2023," Jurnal Penelitian Mahasiswa Kreatif, vol. 1, tidak. 6, hal.132-146, 2023.

N. S. Pendit, "MICE Sebagai Produk Wisata," Bali Post, Denpasar, 12 Februari 1992.

D. Novitasari, R. Handayani, M. Harun, dan D. Atikah, “Pengaruh Perilaku Pengemudi Terhadap Efektivitas Pengembangan Angkutan Umum Massal Sebagai Upaya Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di Kota Surabaya (Studi Kasus: Integrasi Bus Suroboyo dan Bus Trans Semanggi dengan Feeder Wirawiri Surabaya)," Prosiding KRTJ HPJI, vol. 16, tidak. 1, hal. 1-14, 2023.

I. Anggonoto and H. Prasadja, "Persepsi Pengunjung Event Pekan Raya Jakarta yang Dipertimbangkan dalam Proses Pengambilan Keputusan Berkunjung."

H. Setyawan dan D. Akbar, “Jakarta dan Surabaya Sebagai Model Pengembangan Pameran Bagi Destinasi MICE,” Prosiding SNITT POLTEKBA, vol. 2, tidak. 1, hal.100-104, 2017.

S. C. Liono, "Hotel Berbasis MICE dan Acara di Surabaya," eDimensi Arsitektur Petra, vol. 10, tidak. 2, hal.57-64, 2022.

I. Irmawandari dan K. D. M. E. Handayeni, “Kajian Aksesibilitas Stasiun dengan Moda Berjalan Kaki di Kota Surabaya,” Jurnal Teknik ITS, vol. 8, tidak. 2, hal.E51-E56, 2020.

S. B. Haqi dan I. Syafganti, "Strategi Pemilihan Media Partner dan Influencer Dalam Penyelenggaraan Pameran CRAFINA 2019," Bisnis Event, vol. 1, tidak. 3, hal.78-85, 2020.

Downloads

Published

2023-12-25

How to Cite

Shafira Yasmin, Jessica Cengriani, & Mochammad Reizza Al Ariyah. (2023). Potensi Kota Surabaya Sebagai Destinasi Wisata Mice. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(5), 1368–1378. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/233