Komunikasi Guru Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Dalam Proses Pembelajaran (Studi Deskriptif Pada TK MCC)

Authors

  • Sri Ismilawati Mutala Universitas Negeri Gorontalo
  • Citra F.I.L Dano Putri Universitas Negeri Gorontalo
  • La Here Kaharfin Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Komunikasi Guru, Autism Spectrum Disorder, Komunikasi Pendidikan, Interaksi Simbolik

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah enam orang yang terdiri atas tiga guru wali kelas dan tiga Guru Pendamping Khusus (GPK), yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses pembelajaran anak ASD. Analisis penelitian menggunakan Teori Interaksi Simbolik Herbert Mead melalui konsep mind, self, dan society. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi guru pada anak ASD dilakukan secara fleksibel melalui kombinasi komunikasi verbal, nonverbal, dan visual yang disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing anak. Hambatan komunikasi yang ditemukan meliputi kesulitan memahami instruksi verbal, keterbatasan perhatian, perbedaan kemampuan komunikasi, serta kondisi emosional dan perilaku anak. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru menggunakan strategi berupa penyederhanaan bahasa, pengulangan instruksi, penggunaan gestur, kontak mata, media visual, benda konkret, contoh langsung, serta kolaborasi dengan GPK. Berdasarkan Teori Interaksi Simbolik, komunikasi guru merupakan proses pembentukan makna melalui penggunaan simbol, interpretasi terhadap respons anak, dan penyesuaian komunikasi secara berkelanjutan dalam lingkungan pembelajaran

References

F. W. Thoomaszen et al., “Pendampingan dan psikoedukasi pengasuhan anak Autism Spectrum Disorder pada staff dan orangtua dampingan PLA Naimata,” Jurnal Warta LPM, vol. 26, no. 1, pp. 103–118, 2023.

N. Shalehah et al., “Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial anak Autistic Spectrum Disorder (ASD),” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, pp. 5757–5766, 2023.

R. Husadani and D. A. W., “Kebutuhan komunikasi augmentatif alternatif untuk membantu komunikasi peserta didik autis di sekolah inklusi Kota Surakarta,” Jurnal Basicedu, vol. 7, no. 6, pp. 3486–3493, 2023.

A. A. Darmawati, “Analisis kemampuan membaca siswa Autism Spectrum Disorders (ASD) di SLB Negeri 1 Kota Blitar,” Journal of Learning and Technology, vol. 2, no. 2, pp. 96–102, 2023.

T. T. N. Panggabean, “Strategi komunikasi verbal dan nonverbal guru terhadap anak didik autis di Yayasan Tali Kasih Medan,” Jurnal Simbolika: Research and Learning in Communication Study, vol. 5, no. 1, pp. 44–58, 2019.

P. Prasasti and N. F. Romadona, “Komunikasi interpersonal guru taman kanak-kanak luar biasa dalam mengenalkan emosi kepada anak usia dini dengan autisme,” Aulad: Journal on Early Childhood, vol. 8, no. 2, pp. 661–668, 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.946.

S. Khomalasari and D. I. Lutfiatin, “Pentingnya peran guru dalam mengembangkan interaksi sosial anak autis pada jenjang sekolah dasar,” PPSDP Undergraduate Journal of Educational Sciences, vol. 1, no. 1, pp. 138–153, 2024.

S. B. Kirana, M. Dzaki, A. Hanan, Z. Fahmy, and I. Masfia, “Pola komunikasi interpersonal guru dengan anak autis dalam pembelajaran di SD Suryo Bimo Kresno,” JIP, vol. 2, no. 5, 2024.

Morissan, Teori Komunikasi Individu Hingga Massa, 1st ed., 2013.

I. N. Sari et al., Metode Penelitian Kualitatif. Unisma Press, 2022.

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.

M. B. Miles and A. M. Huberman, Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru, 1992.

A. Ambarawati, “Urgensi keterampilan komunikasi nonverbal guru pada era Society 5.0,” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, vol. 12, no. 2, pp. 2549–4171, 2019.

T. Ballerina, “Meningkatkan rentang perhatian anak autis dalam pembelajaran pengenalan huruf,” INKLUSI: Journal of Disability Studies, vol. 3, no. 2, pp. 245–246, 2016.

S. A. Ritonga and E. J. H., “Komunikasi interpersonal guru dan siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak autis di SLB Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan,” Jurnal Simbolika, vol. 2, no. 2, pp. 188–199, 2016.

A. Ma’ruf and L. Maghfiroh, “Penggunaan metode ABA (Applied Behavior Analysis) untuk meningkatkan pemahaman anak autis pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SLB Negeri Pandaan,” Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 2, no. 2, pp. 203–228, 2017.

A. Taufik, “Interaksi komunikasi dalam pendidikan,” Edification Journal, vol. 2, no. 2, pp. 123–132, 2020.

M. Fajrin and T. Rustini, “Pendekatan komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak autisme di sekolah dasar inklusif,” Jurnal Kiprah Pendidikan, vol. 1, no. 3, pp. 174–180, 2022, doi: 10.33578/kpd.v1i3.43.

M. Aryuninda and Hadawiah, “Komunikasi antarpribadi guru dengan anak autis pada pemanfaatan media edukasi dalam perubahan perilaku anak autis (Studi kasus SLB Autis Bunda di Kota Makassar),” Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, vol. 5, no. 4, pp. 25–34, 2024.

I. M. Pasiori, E. P. Ananta, and S. Widyaddini, “Pola komunikasi guru dalam interaksi dengan anak Autism Spectrum Disorder (ASD),” Causalita: Journal of Psychology, vol. 3, no. 1, pp. 88–97, 2025, doi: 10.62260/causalita.v3i1.4

Published

2026-08-22

How to Cite

Mutala, S. I., Putri, C. F. D., & Kaharfin, L. H. (2026). Komunikasi Guru Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Dalam Proses Pembelajaran (Studi Deskriptif Pada TK MCC). Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 4(1), 116–127. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/2336