Sistem Pendukung Keputusan Penanganan Kekeringan Melalui Prioritas Distribusi Air Bersih Menggunakan Metode AHP Berbasis GIS, Studi Kasus : Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu

Authors

  • Muhammad Musthafa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Marah Doly Nst Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Keywords:

Sistem Pendukung Keputusan, Kekeringan, Distribusi Air Bersih, AHP, GIS

Abstract

Penelitian ini membahas pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Penanganan Kekeringan melalui Prioritas Distribusi Air Bersih Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process berbasis Geographic Information System di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu. Penentuan wilayah prioritas distribusi air bersih masih bergantung pada laporan manual dan pertimbangan umum, sehingga diperlukan proses penilaian yang objektif, terukur, dan berbasis lokasi. Penelitian menggunakan penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang diolah mencakup lima titik distribusi dan lima kriteria, yaitu tingkat kekeringan, jumlah penduduk terdampak, jarak dari sumber air, akses jalan, dan ketersediaan sumber air bersih. Sistem mengelola data alternatif, skala penilaian, perbandingan berpasangan, bobot kriteria, hasil prioritas, peta digital, dan laporan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat kekeringan memiliki bobot tertinggi sebesar 0,3782 dengan Consistency Ratio sebesar 0,0116 sehingga matriks dinyatakan konsisten. Hasil perangkingan menempatkan Dusun II Desa Tangga Bosi sebagai prioritas pertama dengan nilai 4,7247. Integrasi Leaflet.js dan OpenStreetMap menampilkan hasil prioritas dalam bentuk marker peta, sedangkan pengujian Black Box menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan sesuai rancangan. Hasil ini digunakan sebagai dasar penentuan urutan penyaluran air bersih pada wilayah terdampak kekeringan.

References

A. B. Ahady, E.-M. Klopries, H. Schüttrumpf, and S. Wolf, “Drought Analysis Methods: A Multidisciplinary Review with Insights on Key Decision-Making Factors in Method Selection,” Water, vol. 17, no. 15, Art. no. 2248, 2025, doi: 10.3390/w17152248.

G. Rahman, M.-K. Jung, T.-W. Kim, and H.-H. Kwon, “Drought Impact, Vulnerability, Risk Assessment, Management and Mitigation under Climate Change: A Comprehensive Review,” KSCE J. Civ. Eng., vol. 29, no. 1, Art. no. 100120, 2025, doi: 10.1016/j.kscej.2024.100120.

M. R. Aprillya and U. Chasanah, “Sistem Pendukung Keputusan Identifikasi Daerah Rawan Kekeringan dengan Metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus: Kabupaten Lamongan),” J. CoSciTech, vol. 3, no. 2, pp. 159–167, 2022, doi: 10.37859/coscitech.v3i2.3983.

T. T. Putranto, A. R. W. Mustiono, and A. S. Hidayatillah, “Groundwater Potency Analysis Using Remote Sensing and Analytical Hierarchy Process To Overcome Drought In Rembang Regency, Indonesia,” Indones. J. Geogr., vol. 56, no. 1, pp. 11–23, 2024, doi: 10.22146/ijg.77889.

M. H. Razi, Zahratunnisa, and N. Retongga, “Delineation of groundwater potential zone using remote sensing and GIS-based AHP for sustainable groundwater management in Aceh Besar Regency, Aceh Province, Indonesia,” J. Degrad. Min. Lands Manag., vol. 11, no. 2, pp. 5237–5249, 2024, doi: 10.15243/jdmlm.2024.112.5237.

H. Mulyanti, I. Istadi, and R. Gernowo, “Assessing Vulnerability of Agriculture to Drought in East Java, Indonesia: Application of GIS and AHP,” Geoplanning: J. Geomatics Plan., vol. 10, no. 1, pp. 55–72, 2023, doi: 10.14710/geoplanning.10.1.55-72.

R. S. Alharbi et al., “Assessment of drought vulnerability through an integrated approach using AHP and geoinformatics in the Kangsabati River Basin,” J. King Saud Univ. Sci., vol. 34, no. 8, Art. no. 102332, 2022, doi: 10.1016/j.jksus.2022.102332.

N. M. AbdelAziz, K. A. Eldrandaly, S. Al-Saeed, A. Gamal, and M. Abdel-Basset, “Application of GIS and IoT Technology based MCDM for Disaster Risk Management: Methods and Case Study,” Decis. Mak.: Appl. Manag. Eng., vol. 7, no. 1, pp. 1–36, 2024, doi: 10.31181/dmame712024929.

A. Adham, M. Riksen, R. Abed, S. Shadeed, and C. Ritsema, “Assessing Suitable Techniques for Rainwater Harvesting Using Analytical Hierarchy Process (AHP) Methods and GIS Techniques,” Water, vol. 14, no. 13, Art. no. 2110, 2022, doi: 10.3390/w14132110.

M. Daud, F. M. Ugliotti, and A. Osello, “Comprehensive Analysis of the Use of Web-GIS for Natural Hazard Management: A Systematic Review,” Sustainability, vol. 16, no. 10, Art. no. 4238, 2024, doi: 10.3390/su16104238.

S. Mahato et al., “Comprehensive Drought Vulnerability Assessment in Northwestern Odisha: A Fuzzy Logic and Analytical Hierarchy Process Integration Approach,” Water, vol. 15, no. 18, Art. no. 3210, 2023, doi: 10.3390/w15183210.

M. Singharaj, P. Jeefoo, N. Chaikaew, N. Iamchuen, W. Paengwangthong, and B. Sukpromsun, “Efficient Integration of Water Demand using Fuzzy Analytical Hierarchical Process Model with Geographic Information System in Vientiane Capital, Lao PDR,” Int. J. Geoinformatics, vol. 22, no. 4, pp. 75–90, 2026, doi: 10.52939/ijg.v22i4.4940.

Published

2026-10-10

How to Cite

Musthafa, M., & Nst, M. D. (2026). Sistem Pendukung Keputusan Penanganan Kekeringan Melalui Prioritas Distribusi Air Bersih Menggunakan Metode AHP Berbasis GIS, Studi Kasus : Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 4(3), 435–445. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/2456