Bridging Borders: Exploring Diplomatic Ties Through Educational Exchange Between South Korea And Indonesia

Authors

  • Rizka Andriana Santoso Tanjungpura University
  • Danish Natha Zeba Tanjungpura University
  • Maurensia Septiana Tia Tanjungpura University
  • Yusawinur Barella Tanjungpura University

Keywords:

Diplomasi, Pertukaran pelajar, Promosi, Pendidikan

Abstract

Dalam era globalisasi, diplomasi publik melalui pendidikan menjadi semakin penting dalam memperkuat hubungan antar negara. Program pertukaran pendidikan antara Korea Selatan dan Indonesia menjadi salah satu contoh konkret dari upaya menjembatani perbatasan dan menjelajahi hubungan diplomatik antara kedua negara. Melalui program ini, kedua negara memperluas kerjasama bilateral dalam bidang pendidikan dengan memfasilitasi pertukaran pelajar, dosen, dan penelitian antar lembaga pendidikan. Program ini tidak hanya memperdalam pemahaman budaya dan nilai-nilai antar kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Korea Selatan dan Indonesia. Dengan memanfaatkan konsep interkulturalisme dan diplomasi pendidikan, pertukaran pendidikan tidak hanya menciptakan hubungan bilateral yang lebih erat, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih terdidik, berdaya saing, dan inovatif di kedua negara

References

A. D. Jayanti, S. Suwartiningsih, and P. J. Ismoyo, “Diplomasi Publik Korea Selatan Di Indonesia Melalui Sektor Pendidikan Korea International Cooperation Agency (Koica),” Kritis, vol. 28, no. 1, pp. 11–28, 2019, doi: 10.24246/kritis.v28i1p11-28.

A. N. Islamiyah, N. M. Priyanto, and N. P. D. Prabhandari, “Diplomasi Budaya Jepang dan Korea Selatan di Indonesia tahun 2020: Studi Komparasi,” J. Hub. Int., vol. 13, no. 2, p. 257, 2020, doi: 10.20473/jhi.v13i2.21644.

R. Putri, “Analisis Rational Choice dalam Revisi UU Dinas Militer ( Studi Atas Pengaruh Grup Musik Bangtan Sonyeondan terhadap Revisi UU Dinas Militer oleh Majelis Nasional Korea ),” 2024.

S. Trisni, R. Isnarti, A. A. Sinulingga, and F. Ferdian, “Pencapaian Kepentingan Korea Selatan melalui Diplomasi Publik Korean Wave,” J. Glob. Strateg., vol. 12, no. 2, p. 131, 2018, doi: 10.20473/jgs.12.2.2018.131-142.

A. Zuchri, Metode Penelitian Kualitatif. Makasar: CV. syakir Media Press, 2017.

Sugiyono, Statistika Untuk Penelitian, 31st ed. bandung, 2021.

M. V. D. B. Yuel, A. Nethan, A. D. Ikhtiarin, V. M. Agustin, D. S. Amini, and Y. Subandi, “Strategi Diplomasi Publik Korea Selatan Terhadap Indonesia Melalui Korean Wave,” J. Ilm. Din. Sos., vol. 7, no. 1, pp. 45–55, 2023, doi: 10.38043/jids.v7i1.3609.

S. & A. B. U. Lamatenggo, “Upaya Diplomasi Budaya Korea Selatan Melalui King Sejong Institute Foundation (Ksif) Di Indonesia. Nusantara,” J. Ilmu Pengetah. Sos., vol. 9, no. 4, pp. 1483–1490, 2022,

S. Kwon and M. O’Donnell, “Repression and Struggle: The State, the Chaebol and Independent Trade Unions in South Korea,” J. Ind. Relations, vol. 41, no. 2, pp. 272–294, 2020, doi: 10.1177/002218569904100204.

F. Iriani, “Diplomasi Budaya Indonesai Di Korea Selatan Melalui Program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (Bipa) Tahun 2021-2022,” eJournal Ilmu Hub. Int., vol. 11, no. 2, pp. 511–525, 2023.

G. Miyataki and A. Whatley, “Human Resources Development in South Korea,” Asia Pacific J. Hum. Resour., vol. 27, no. 3, pp. 6–13, 2021, doi: 10.1177/103841118902700301

Downloads

Published

2024-05-29

How to Cite

Rizka Andriana Santoso, Danish Natha Zeba, Maurensia Septiana Tia, & Yusawinur Barella. (2024). Bridging Borders: Exploring Diplomatic Ties Through Educational Exchange Between South Korea And Indonesia. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(10), 876–883. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/454