Hubungan antara Celebrity Worship dengan Problematic Internet Use pada Mahasiswa di Jakarta
Keywords:
Pemujaan Selebriti, Penggunaan Internet Bermasalah, MahasiswaAbstract
Internet merupakan sarana yang memudahkan penggemar dalam berkomunikasi dengan idolanya dan memunculkan sebuah hubungan parasosial yang berkembang menjadi sebuah bentuk pemujaan kepada selebriti yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan celebrity worship. Adanya kemudahan ini membuat penggunaan internet bisa dilakukan secara berlebihan dan berujung pada penggunaan internet yang bermasalah. Mahasiswa secara umum berada di rentang usia dewasa awal dan memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Chia dan Poo mengatakan bahwa fenomena celebrity worship semakin mendapatkan perhatian dari orangtua, pendidik, maupun peneliti komunikasi karena keterlibatan dari dewasa awal dengan selebritis hiburan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara celebrity worship dengan problematic internet use pada mahasiswa di Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-eksperimental dengan teknik sampling berupa criterion sampling. Partisipan penelitian adalah mahasiswa yang berdomisili dan berkuliah di Jakarta dan berada pada rentang usia 18 – 29 tahun. Pada penelitian ini, didapatkan hasil adanya korelasi positif dan signifikan antara celebrity worship dengan problematic internet use dengan nilai p = 0,000 < 0,005 dan nilai r = 0,474.
References
Agusti, R.D.C.W., Leonardi, T (2015). Hubungan antara kesepian dengan problematic internet use pada mahasiswa. Jurnal psikologi klinis dan kesehatan mental. 4(1). 9 – 13
Akhmad, R.A., Unde, A.A., Cangara, H (2018). Fenomenologi penggunaan televise dan media sosial dalam menyikapi budaya pop korea di kalangan remaja makassar. Jurnal komunikasi kareba. 7(1). 16 – 22
Alwi, S.H., Hijrianti, U.R (2022). Fear of missing out dengan problematic internet use pada saat pandemi covid-19. Wacana. 14(1). 45 – 56
Astagini, N., Kaihatu, V., Prasetyo, W.D (2017). Interaksi dan hubungan parasosial dalam akun media sosial selebriti Indonesia. Sebatik. 23(2). 387 – 391
Brooks, S.K (2018) FANatics: systematic literature review of factors associated with celebrity worship, and suggested directions for future research. Current psychology. 40. 864 – 886. https://doi.org/10.1007/s12144-018-9978-4
Caplan, S.E (2010). Theory and measurement of generalized problematic internet use: a two step approach. Computers in human behavior. 26. 1089 – 1097. http://dx.doi.org/10.1016/j.chb.2010.03.012
Cahyani, D., Purnamasari, Y (2018). Celebrity worship on early adult k-pop fangirling. 4th ASEAN Conference on psychology, counseling, and humanities (ACPCH 2018): Vol 304 (pp 167 – 170). https://doi.org/10.2991/acpch-18.2019.41
Chia, S.C., Poo, Y.L (2009). Media, celebrities, and fans: an examination of adolescents’ media usage and involvement with entertainment celebrities. Journalism and mass communication quarterly. 86(1). 23 – 44
Dong, H., Yang, F., Lu, X., Hao, W (2020). Internet addiction and related psychological factors among children and adolescents in China during the coronavirus disease 2019 (covid-19) epidemic. Frontiers. 11. 1 – 9. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2020.00751
Gioia, F., Rega, V., Boursier, V (2021). Problematic internet use and emotional dysregulation among young people: a literature review. Clinical neuropsychiatry. 18(1). 41 – 54
Hapsari, D.J.R., Sumaryanti, I.U (2022). Hubungan celebrity worship dengan problematic internet use pada penggemar BTS di kota Bandung. Bandung conference series: psychology science. 2(1). 92 – 98. https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i1.523
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Carla Eureka, Rahmah Hastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













