Analisis Konflik Sosial Dekanat Dan Mahasiswa Dalam Kebijakan Kegiatan Diklat Mahasiswa (Studi Kasus Di Fakultas Agama Islam Uika Bogor)

Authors

  • Husna Amalia Universitas Ibn Khaldun
  • Rofiah Universitas Ibn Khaldun

Keywords:

Pendidikan Konflik Sosial Strukturalisme Konflik

Abstract

Perundang-undangan tentang Sistem Pendidikan No. 20 tahun 2003 menekankan pentingnya pendidikan dalam mengembangkan potensi peserta didik, termasuk aspek spiritual, pengenalan diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan. Konflik dapat muncul jika latar belakang budaya beragam. Teori strukturalisme konflik oleh Ralf Dahendorf mempertimbangkan aspek ketidaksetaraan sosial, konflik, dan peran kekuasaan dalam masyarakat modern. Konflik dalam konteks sosial dapat terjadi akibat perbedaan pandangan atau kepentingan yang berbeda. Penelitian ini mengadopsi pendekatan metode kualitatif dengan menggunakan perspektif teori strukturalisme konflik oleh Ralf Dahrendorf. Fokus utama penelitian untuk memahami konflik sosial yang muncul sehubungan dengan perubahan kebijakan terkait dengan kegiatan rutin mahasiswa, termasuk penyebab, kronologi, resolusi, dan aspek lainnya yang terkait. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis konflik sosial yang timbul sebagai akibat dari perubahan kebijakan dalam pelaksanaan diklat mahasiswa. Hasil penelitian ini yaitu mahasiswa merasa tidak diikutsertakan dalam pengambilan keputusan ini dan merasa terkekang oleh peraturan Lembaga Pendidikan. Konflik ini mencerminkan perbedaan otoritas dan kekuasaan antara Dekanat dan mahasiswa dalam struktur sosial kampus. Dekanat memiliki posisi yang lebih tinggi dalam hierarki, sehingga kebijakan baru dapat diterapkan tanpa persetujuan mahasiswa.

 

References

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), vol. 4, no.6, pp. 1707–1715. 2022

Dzulkifli, M., & Harianto, S. Mahasiswa Dan Kekuasaan (Konflik Sosial Pada Pemilihan Umum Raya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya 2013 Sampai 2015) , Paradigma, vol.5, no.1,pp 0–216. Jan 2017.

Ritzer, George. Teori Sosiologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. 2012.

Rahmat, M. Ensiklopedia Konflik Sosial. Tangerang: Loka Aksara. 2019

Ramadani, F. E., & Harianto, S. Konflik Sosial Perebutan Lahan Perkebunan. Paradigma, vol. 11. no. 1, pp.1–34, jun 2022.

Puspita, W. Manajemen Konflik: Suatu Pendekatan Psikologi, Komunikasi, dan Pendidikan. Deepublish. 2018.

Wahyudi, A. Konflik, Konsep Teori Dan Permasalahan. Jurnal Publiciana, vol. 8, no. 1, pp.1–15, Apr 2020, doi: 10.36563/publiciana.v8i1.45

M. Taufiq Rahman, Pengantar Filsafat Sosial, Bandung: Lekkas, 2018.

Basid, A. Konflik Sosial Dalam Novel Mei Hwa Dan Sang Pelintas Zaman Karya Afifah Afra Berdasarkan Prespektif Ralf Dahrendorf. Jurnal Pena Indonesia, vol. 4, no.1, pp 51–66. Mar 2018, doi: 10.26740/jpi.v4n1.p51%20-%2066

Bado, B. Model Pendekatan Kualitatif: Telaah Dalam Metode Penelitian Ilmiah. In Pengantar Metode Kualitatif. 2021.

Downloads

Published

2023-09-16

How to Cite

Husna Amalia, & Rofiah. (2023). Analisis Konflik Sosial Dekanat Dan Mahasiswa Dalam Kebijakan Kegiatan Diklat Mahasiswa (Studi Kasus Di Fakultas Agama Islam Uika Bogor). Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(2), 145–151. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/71