Perbandingan Tata Upacara Pernikahan Suku Batak Toba Di Torsimincak Dengan Suku Hokkian Di Medan

Authors

  • Estin Emelia Sihite Universitas Sumatera Utara
  • Julina Universitas Sumatera Utara
  • Niza Ayuningtias Universitas Sumatera Utara

Keywords:

Batak Toba, Hokkian, Komparatif, Pernikahan, Lamaran

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan tata upacara pernikahan suku Batak Toba di Torsimincak dengan suku Hokkian di Medan. Penelitian ini menggunakan teori komparatif lintas budaya untuk membahas tentang bagaimana tata upacara pernikahan suku Batak Toba di Torsimincak dan suku Hokkian di Medan. Peneliti menggunakan teori komparatif untuk menganalisis persamaan dan perbedaan dalam tata upacara pernikahan suku Batak Toba dan suku Hokkian. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah Syafri Simare-mare, Vensentius Siringo-ringo, Torkis Sihite, Sarlinton Hutagalung, Efdin Naibaho, Erny 郭厄尼, Saut 记兵玉, David 郭大卫, Linda 陳Sangkot 记兵王. Peneliti juga menggunakan data sekunder yaitu Jurnal, skripsi, buku-buku yang relevan, dokumentasi pribadi dan berbagai sumber bacaan lainnya. Lokasi dalam penelitian ini ada di dua tempat yaitu di desa Torsimincak dan di Kota Medan Komp Villa Gading. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni terdapat beberapa persamaan dan perbedaan dari suku Batak Toba dan suku Hokkian dalam melaksanakan upacara pernikahan mulai dari tahap lamaran, saat pernikahan berlangsung dan saat pernikahan selesai dilaksanakan

References

Ginting, J. (2013). Struktur Upacara Perkawinan Suku Batak Karo dengan Suku Hokkian di Medan Satu Kajian Komparatif (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Meilan (2020). Prosesi Tradisi upacara Kematian Masyarakat Tionghoa pada tahun 2013 – 2022 di Kota Kisaran Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara

Ekojono, E., Arief, S. N., & Putra, D. K. (2018). Rancang Bangun Game Monopoli Edukasi Dengan Latar Belakang Pengetahuan Adat Istiadat Di Indonesia. Jurnal Informatika Polinema, 4(2), 139-139.

Malasari, Y., & Darmawan, C. (2017). Budaya Adat Pengantin Melayu Riau Dalam Pengembangan Budaya Kewarganegaraan. Humanika, 24(1), 11-23.

Saputro, A. B. (2018). Perkawinan Campuran Antara Etnis Tionghoa dan Etnis Jawa (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Manik, H. S. (2012). Makna dan Fungsi Tradisi Sinamot dalam Adat Perkawinan Sukubangsa Batak Toba di Perantauan Surabaya. Jurnal Bio Kultur, 1(1), 19-32.

Mulyatiningsih, E. (2015). Metode penelitian terapan bidang pendidikan. Uny Press.

Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Downloads

Published

2024-09-21

How to Cite

Estin Emelia Sihite, Julina, & Niza Ayuningtias. (2024). Perbandingan Tata Upacara Pernikahan Suku Batak Toba Di Torsimincak Dengan Suku Hokkian Di Medan. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 2(2), 356–368. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/722