Comparative Analysis of Wealth Redistribution: Fiscal Instruments of the Prophet's Era and Indonesia's Fiscal Policy in Poverty Reduction

Authors

  • Siti Itsna Syamsiyah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Muhamad Agus Alfiyan Nur Ahmada Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Muhamad Aqim Adlan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • M. Arif Faizin Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.60076/ijeam.v2i5.1770

Keywords:

Wealth Redistribution, Fiscal Instruments from the Prophet's Era, Fiscal Policy

Abstract

This study aims to analyze the comparative study of wealth redistribution from fiscal instruments from the Prophet Muhammad's era and Indonesian fiscal policy in poverty alleviation. Using qualitative research methods with a literature review approach, it was found that the Islamic financial system has had a clear, structured framework, and a social justice orientation since its inception. Zakat is a key pillar, not only an individual act of worship but also a fiscal instrument managed by the state through the Baitul Mal (the Islamic treasury). In addition to zakat, there are other sources such as ghanimah, fai', jizyah, kharaj, usyr, khums, as well as voluntary contributions in the form of infaq, sadaqah, and waqf. When compared with modern Indonesian fiscal policy, there are fundamental differences both in revenue sources and management mechanisms. Indonesia places taxes as the fiscal backbone. The comparative analysis shows that the Prophet Muhammad's fiscal system excels in aspects of target certainty, mechanism simplicity, and a strong moral-spiritual foundation. Meanwhile, the Indonesian fiscal system excels in aspects of modern institutions, legal frameworks, and the ability to manage a more complex economic scale. Indonesia's biggest challenge is how to bridge the Islamic values ​​of social justice with contemporary fiscal policy practices

References

Wahed, M., Sishadiyati, and N. Imaningsih, Ekonomi Pembangunan: Kajian Teori dan Studi Empiris. Solok, Indonesia: Mitra Cendekia Media, 2021.

R. A. Rangkuti and M. Arif, “Pemikiran ekonomi Islam M. Umer Chapra dalam konteks era kontemporer,” Jurnal Ilmiah Research Student, vol. 1, no. 3, 2024, doi: 10.61722/jirs.v1i3.605.

I. W. N. Febri and M. Muttaqien, “Peradaban Islam era Nabi Muhammad S.A.W.,” Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), vol. 5, no. 3, 2023, doi: 10.34007/jehss.v5i3.1641.

A. Widodo and I. K. Nissa, “Respon terhadap kebijakan publik sebagai strategi efektif pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh negara,” Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, vol. 3, no. 4, 2025, doi: 10.61132/moneter.v3i4.1778.

Badan Pusat Statistik, Persentase Penduduk Miskin dan Gini Ratio. Jakarta, Indonesia: BPS Statistics Indonesia, 2025.

F. M. Sari, A. Astuti, D. Zamanda, F. P. Restu, and A. Fadilla, “Kebijakan fiskal dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia,” Journal of Economics, Assets, and Evaluation, vol. 1, no. 4, pp. 1–10, 2024, doi: 10.47134/jeae.v1i4.231.

F. S. Silva, I. Nurhaliza, L. F. Azza, and M. Wahyu, “Perekonomian pada masa awal Islam (Rasulullah SAW),” Jurnal Ekonomi Islam, vol. 2, no. 2, pp. 123–139, 2025.

R. Hadiyanto, “Kategori zakat maal (zakat komoditas perdagangan, aset keuangan, profesi, pertanian dan perkebunan, properti produktif, binatang ternak, barang tambang dan hasil laut, dan perusahaan),” Mashlahah, vol. 1, no. 1, pp. 1–21, 2022, doi: 10.62824/ar7vyp59.

A. Z. Rizqulloh, D. Anjani, M. F. H. Sururi, and A. N. Rohim, “Sumber pendapatan non zakat negara dalam Islam dan perbandingannya dengan zaman kontemporer di Indonesia,” Islamic Economics and Business Review, vol. 2, no. 2, pp. 205–225, 2023, doi: 10.59580/iesbir.v2i2.6010.

H. Suhendar, Y. Janwari, and S. Al-Hakim, “Instrumen kebijakan fiskal dalam Islam: Ghanimah dan fai,” Afkar Journal, vol. 7, no. 2, pp. 630–643, 2024, doi: 10.31943/afkarjournal.v7i2.965.

I. Suherli, I. Rakhmawan, D. Jubaedah, and P. P. Pribadi, “Pemikiran Imam Al-Mawardi tentang lembaga pengawas kegiatan ekonomi guna meningkatkan perekonomian negara,” Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, vol. 5, no. 1, pp. 1–12, 2022.

E. Safitri, “Kebijakan dan pembangunan sistem ekonomi pada masa Rasulullah SAW,” Jurnal Ekonomi Islam Hamfara, vol. 4, no. 1, pp. 55–67, 2023.

Syamsuri, “Strategi dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui rekonstruksi APBN: Telaah kritis dari Kitab Al-Amwal,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 7, no. 2, pp. 748–755, 2021, doi: 10.29040/jiei.v7i2.2057.

N. R. Aisy and J. A. Aziz, “Stabilisasi ekonomi masa Nabi Muhammad SAW (strategi pengembangan jizyah dan ‘usyr melalui kebijakan fiskal),” Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 2, pp. 4272–4282, 2024.

A. Budiyono and N. Hopia, “Strategi penguatan pendapatan daerah dan pengembangan kemandirian ekonomi lokal melalui instrumen ekonomi Islam: Studi tentang zakat, infaq, sedekah, dan wakaf,” PRODUCTIVITY: Journal of Integrated Business, Management, and Accounting Research, vol. 2, no. 1, pp. 36–44, 2025, doi: 10.54373/product.v2i1.54.

R. E. J. Kusuma, “Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pengelolaan penerimaan negara bukan pajak basis layanan pada kementerian/lembaga,” Jurnal Good Governance, vol. 17, no. 2, pp. 179–201, 2021, doi: 10.32834/gg.v17i2.344.

D. R. Rusdi, “Peranan penerimaan negara bukan pajak dalam pendapatan dan belanja negara,” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), vol. 5, no. 1, pp. 169–176, 2021, doi: 10.58258/jisip.v5i1.1645.

Pemerintah Republik Indonesia, Dokumen Konseptual Kebijakan Fiskal, Jakarta, Indonesia, 2003.

P2K STEKOM, “Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia,” Ensiklopedia Dunia, 2025.

Direktorat Jenderal Pajak, Agar Zakat Bisa Mengurangi Beban Pajak, Jakarta, Indonesia, 2024.

M. Ihsan and T. Haqiqi, “Pengelolaan dan regulasi zakat di masa Rasulullah dan sahabat,” Jurnal Qiema (Qomaruddin Islamic Economy Magazine), vol. 9, no. 2, pp. 182–193, 2023.

A. A. Ulfah, A. Salsabilah, A. R. Nasution, S. Lubis, T. Panjaitan, and M. M. Manik, “Analisis kebijakan peran pemerintah dalam membentuk APBN dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 8, no. 2, pp. 3–4, 2024.

M. Kasim, I. M. Yunus, and I. Thalib, “Tinjauan hukum Islam terhadap pendistribusian dana zakat untuk kegiatan produktif dan kemaslahatan umum,” BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, vol. 3, no. 3, pp. 321–338, 2022, doi: 10.36701/bustanul.v3i3.673.

C. Rahmi, N. G. Cahyo, R. P. Nazaraeni, C. I. Ukarana, and N. G. Cahyo, “Tantangan dan prospek pengendalian riba dalam industri perbankan,” Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, vol. 2, no. 6, pp. 79–88, 2024.

D. M. Wulandari and T. Arifin, “Sistem pengelolaan zakat dalam perspektif hadis riwayat Bukhari dan Muslim dan Pasal 1, 2, dan 5 UU No. 23 Tahun 2011,” Hidayah: Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah, vol. 2, no. 2, pp. 1–19, 2025, doi: 10.61132/hidayah.v2i2.884.

R. A. Huda, R. A. Puspita, S. N. Hasanah, and A. Malik, “Peran kebijakan fiskal dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia sebagai negara berkembang,” Jurnal Kalianda Halok Gagas, vol. 7, no. 2, p. 189, 2024

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Siti Itsna Syamsiyah, Muhamad Agus Alfiyan Nur Ahmada, Muhamad Aqim Adlan, & M. Arif Faizin. (2026). Comparative Analysis of Wealth Redistribution: Fiscal Instruments of the Prophet’s Era and Indonesia’s Fiscal Policy in Poverty Reduction. International Journal of Economics Accounting and Management, 2(5), 482–488. https://doi.org/10.60076/ijeam.v2i5.1770