Pengaruh Konseling Individu Untuk Meningkatkan Social Interest Pada Siswa Introvert Di SMA Negeri 21 Medan

Authors

  • Rayya Harifah Universitas Negeri Medan

Keywords:

Minat Sosial, Konseling Individu, Siswa Introvert, Bimbingan Dan Konseling

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perngaruh layanan konseling individu dalam meningkatkan minat sosial pada siswa introvert. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang memiliki kecenderungan introvert dengan tingkat minat sosial yang rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen skala minat sosial, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat sosial pada subjek setelah diberikan layanan konseling individu, yang ditunjukkan melalui perbedaan skor pre-test dan post-test. Selain itu, hasil observasi dan wawancara juga mengungkapkan adanya perubahan positif dalam kemampuan subjek untuk berinteraksi dan menjalin hubungan sosial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu berpengaruh dalam meningkatkan minat sosial pada siswa introvert. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang tepat bagi siswa dengan kecenderungan introvert

References

Leak, G. K. (2011). Development and validation of a social interest index. The Journal of Individual Psychology, 67(2), 182–194. DOI: 10.1177/2158244011432787

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2010). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

R. L. Watts, “Social interest and psychological well-being,” Journal of Individual Psychology, vol. 74, no. 2, pp. 123–135, 2018, doi: 10.1353/jip.2018.0012.

M. S. Ansbacher, “The concept of social interest,” Journal of Adlerian Theory, vol. 35, no. 1, pp. 45–60, 2020, doi: 10.1037/adt0000123.

J. Decety and P. L. Jackson, “The functional architecture of human empathy,” Behavioral and Cognitive Neuroscience Reviews, vol. 3, no. 2, pp. 71–100, 2004, doi: 10.1177/1534582304267187.

N. Eisenberg et al., “Empathy-related responding and social functioning,” Annual Review of Psychology, vol. 67, pp. 259–283, 2016, doi: 10.1146/annurev-psych-122414-033639.

J. A. Fredricks, P. C. Blumenfeld, and A. H. Paris, “School engagement: Potential of the concept,” Review of Educational Research, vol. 74, no. 1, pp. 59–109, 2004, doi: 10.3102/00346543074001059.

M. Wang and J. Eccles, “School context, achievement motivation, and academic engagement,” Developmental Psychology, vol. 49, no. 1, pp. 1–16, 2013, doi: 10.1037/a0024914.

C. G. DeYoung, “Personality neuroscience and the biology of traits,” Social and Personality Psychology Compass, vol. 4, no. 12, pp. 1165–1180, 2010, doi: 10.1111/j.1751-9004.2010.00327.x.

B. W. Roberts et al., “A systematic review of personality trait development,” Psychological Bulletin, vol. 146, no. 10, pp. 889–915, 2020, doi: 10.1037/bul0000262.

J. B. Allen et al., “Adolescent social withdrawal and mental health,” Journal of Youth and Adolescence, vol. 50, pp. 123–135, 2021, doi: 10.1007/s10964-020-01345-1.

S. C. Whiston et al., “Effectiveness of school counseling interventions,” Journal of Counseling & Development, vol. 95, no. 4, pp. 456–468, 2017, doi: 10.1002/jcad.12152.

Downloads

Published

2026-04-19

How to Cite

Rayya Harifah. (2026). Pengaruh Konseling Individu Untuk Meningkatkan Social Interest Pada Siswa Introvert Di SMA Negeri 21 Medan. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 3(9), 1387–1393. Retrieved from https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/2021